Lapas Banjarmasin Sambut Ulama Yaman, Ajak Warga Binaan Manfaatkan Waktu dengan Al-Qur’an dan Zikir
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kedatangan kunjungan ulama asal Tarim, Hadramaut, Yaman, Al Habib Thohir bin Husein Al Atthos, Kamis (5/2). Kunjungan itu untuk menyampaikan tausiah keagamaan kepada Warga Binaan di Masjid Baabut Taqwa agar memanfaatkan waktu selama menjalani masa pidana untuk menghafal Al-Qur’an dan memperbanyak zikir sebagai bekal kehidupan.
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung dengan pendampingan dari Kepala Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Muhammad Ansyari. “Kegiatan ini menjadi dukungan terhadap pelaksanaan pembinaan kepribadian Warga Binaan,” terangnya.
Dalam kegiatan ini, Al Habib Thohir hadir didampingi oleh Ustaz H. Ilham Humaidi, alumnus Pondok Pesantren Darul Musthafa yang kini dikenal sebagai ustaz kondang di Kota Banjarmasin sekaligus pimpinan Majelis Taklim Zikir dan Selawat As-Shofa Pemurus Dalam, Banjarmasin. Pondok Pesantren Darul Musthafa merupakan salah satu pesantren terkemuka di Tarim, Hadramaut, Yaman, yang didirikan oleh Al Habib Umar bin Hafidz dan dikenal sebagai pusat pendidikan Islam yang melahirkan banyak ulama dan pendakwah dari berbagai penjuru dunia.
Dalam tausiahnya, Al Habib Thohir menyampaikan nasihat penuh kelembutan dan kedalaman makna. Tausiah disampaikan dalam Bahasa Arab dan diterjemahkan langsung oleh Ustaz H. Ilham Humaidi sehingga pesan-pesan spiritual dipahami dengan baik oleh seluruh Warga Binaan. Ia berpesan agar Warga Binaan memanfaatkan waktu sebaik mungkin selama berada di Lapas, khususnya untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt. seraya menekankan pentingnya menghafal Al-Qur’an dan memperbanyak zikir sebagai bekal kehidupan, tanpa memandang usia.
“Pergunakan waktu sebaik mungkin selama berada di Lapas, terutama untuk menghafal Al-Qur’an. Tidak ada kata terlambat untuk memulai, meskipun usia telah senja. Perbanyaklah zikir karena akan menenangkan hati dan mendekatkan diri kepada Allah,” pesan Al Habib Thohir.
Sementara itu, Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengapresiasi kehadiran ulama dari Tarim, Hadramaut, Yaman tersebut sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian Warga Binaan. “Tausiah ini menjadi penguat spiritual bagi Warga Binaan agar mampu memanfaatkan waktu pembinaan dengan hal-hal positif, mendekatkan diri kepada Allah, dan membentuk akhlak yang lebih baik sebagai bekal kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung khidmat dan disambut antusias oleh Warga Binaan. Suasana Masjid Baabut Taqwa dipenuhi ketenangan dan refleksi diri, menjadi momentum penguatan spiritual dalam proses pembinaan kepribadian.
Kehadiran ulama dari Tarim, Hadramaut, Yaman ini menegaskan komitmen Lapas Banjarmasin dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang menyejukkan, membumi, serta berorientasi pada perubahan akhlak dan masa depan Warga Binaan yang lebih baik. (IR)
Kontributor: Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


