Lapas Baubau dan Kemenag Perkuat Pembinaan Keagamaan Lewat Peluncuran Buku dan Wakaf Al-Qur’an
Baubau, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Baubau perkuat pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan melalui peluncuran buku Hidayah di Balik Jeruji Besi dan penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an, Rabu (21/10).
Buku karya Asriawati, penyuluh agama yang memberikan pembinaan keagamaan di Lapas Baubau, mengangkat kisah nyata Warga Binaan perempuan selama mengikuti penyuluhan dan pembinaan spiritual. Kisah-kisah tersebut menggambarkan perjalanan spiritual, introspeksi, serta harapan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
Asriawati menjelaskan, buku tersebut lahir dari pengalamannya mendampingi Warga Binaan perempuan dalam kegiatan penyuluhan agama. Berbagai kisah yang ditemuinya selama proses pembinaan mendorongnya untuk merangkum pengalaman tersebut menjadi karya literasi yang diharapkan dapat menginspirasi pembaca.
“Buku ini lahir dari pengalaman saya selama mendampingi Warga Binaan perempuan dalam pembinaan keagamaan di Lapas Baubau. Dari proses tersebut, saya menemukan berbagai kisah tentang perjalanan spiritual, kesadaran untuk memperbaiki diri, dan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Saya berharap kisah-kisah ini dapat memberikan inspirasi bahwa setiap orang memiliki kesempatan untuk berubah,” ungkap Asriawati.
Selain peluncuran buku, kegiatan tersebut juga diisi dengan penyerahan wakaf mushaf Al-Qur’an dari Kepala Kemenag Kota Baubau, Hasim Umar, kepada Kepala Lapas Baubau, Abdul Waris. Wakaf ini diharapkan dapat menunjang kegiatan membaca dan mempelajari Al-Qur’an serta meningkatkan pemahaman dan pengamalan nilai-nilai agama bagi Warga Binaan.
Hasim Umar menyampaikan bahwa wakaf mushaf Al-Qur’an merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan pembinaan spiritual di lingkungan Pemasyarakatan.
“Kami berharap wakaf mushaf Al-Qur’an ini dapat memberikan manfaat bagi Warga Binaan, menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt., serta menumbuhkan semangat memperbaiki diri melalui pembelajaran dan pengamalan nilai-nilai Al-Qur’an,” ungkapnya.
Kepala Lapas Baubau, Abdul Waris, mengapresiasi dukungan dan kolaborasi Kemenag Kota Baubau dalam pelaksanaan pembinaan keagamaan. Menurutnya, peluncuran buku dan wakaf mushaf Al-Qur’an merupakan bagian dari upaya memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperdalam ilmu agama, membentuk karakter, dan mempersiapkan diri kembali ke masyarakat.
“Kami menyambut baik lahirnya buku ini sebagai salah satu hasil positif dari proses pembinaan yang berlangsung di Lapas Baubau. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Kemenag Kota Baubau atas wakaf mushaf Al-Qur’an ini. Kami berharap berbagai kegiatan pembinaan keagamaan ini dapat memotivasi Warga Binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat,” ujar Abdul Waris.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Baubau, Arlis, Kepala Kemenag Kota Baubau, Hasim Umar, para kepala KUA se-Kota Baubau, kepala MAN dan MIN di Kota Baubau, serta penyuluh agama se-Kota Baubau. Rangkaian acara dilanjutkan dengan penyerahan buku oleh penulis kepada Kepala Lapas Baubau dan pemberian piagam penghargaan kepada penulis sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan.
Melalui kolaborasi ini, Lapas Baubau dan Kemenag Kota Baubau terus dorong pembinaan spiritual yang tidak hanya memperkuat keimanan, tetapi juga menumbuhkan kesadaran untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan Warga Binaan kembali berintegrasi dengan masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Baubau
What's Your Reaction?


