Lapas Piru Perkuat Komitmen Zero Halinar melalui Tes Urine Tahanan Baru
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru gelar tes urine terhadap lima Tahanan baru, Rabu (21/10). Pemeriksaan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk cegah penyalahgunaan narkoba sekaligus perkuat komitmen mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari handphone ilegal, pungutan liar, dan narkoba (Zero Halinar).
Tes urine melibatkan Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Hendro Suatrian, perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, serta staf Kamtib. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari pengawasan awal terhadap Tahanan yang baru masuk untuk mendukung keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas.
Pemeriksaan menggunakan alat tes urine dengan 10 indikator, yakni AMP, MET, THC, COC, MOP/OPI, BZO, MDMA, MTD, PCP, dan SOMA. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kelima tahanan dinyatakan negatif pada seluruh indikator yang diuji.
Hendro Suatrian menyampaikan bahwa tes urine bagi Tahanan baru merupakan salah satu upaya pencegahan untuk mendeteksi kemungkinan penyalahgunaan narkoba sejak awal.
“Tes urine ini merupakan bagian dari deteksi dini yang kami lakukan untuk mendukung pengawasan dan menjaga keamanan serta ketertiban di Lapas Piru. Hasil pemeriksaan menunjukkan kelima tahanan negatif pada seluruh indikator yang diuji. Pengawasan akan terus kami perkuat sesuai prosedur yang berlaku,” ujarnya.
Perawat Lapas Piru, Ns. Suryani, menjelaskan bahwa pemeriksaan urine juga menjadi langkah awal untuk memperoleh informasi mengenai kemungkinan penggunaan zat tertentu berdasarkan indikator yang tersedia.
“Pemeriksaan dilakukan sesuai prosedur dengan memperhatikan ketelitian dan aspek kesehatan. Hasilnya menjadi salah satu informasi awal dalam mendukung pengawasan terhadap Tahanan baru serta membantu menentukan tindak lanjut apabila diperlukan,” jelasnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan bahwa tes urine merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjaga lingkungan Pemasyarakatan tetap bersih dari narkoba dan berbagai bentuk pelanggaran.
“Komitmen Zero Halinar harus diwujudkan melalui tindakan nyata dan pengawasan yang konsisten. Seluruh jajaran harus bersinergi dalam memperkuat deteksi dini dan memastikan pelaksanaan tugas sesuai ketentuan demi menjaga integritas serta keamanan Lapas Piru,” tegasnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Piru
What's Your Reaction?


