Lapas Baubau Panen 25,4 Kilogram Tanaman Hortikultura

Lapas Baubau Panen 25,4 Kilogram Tanaman Hortikultura

Baubau, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Baubau kembali laksanakan panen tanaman hortikultura dengan total hasil mencapai 25,4 kilogram, Senin (26/10). Ini merupakan panen kedua yang dilaksanakan sepanjang Oktober 2026 dengan komoditas berupa cabai, terung, dan pakcoi yang dibudidayakan di lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi yang terbatas.

Kepala Lapas Baubau, Abdul Waris, menyampaikan panen hortikultura merupakan bentuk komitmen dalam mendukung program ketahanan pangan sekaligus memberikan ruang pembelajaran keterampilan bagi Warga Binaan. Hasil ini menjadi upaya pemanfaatan lahan terbatas di lingkungan Lapas agar lebih produktif sekaligus mendukung pelaksanaan program ketahanan pangan melalui kegiatan pertanian.

“Kami terus mendorong pemanfaatan lahan yang tersedia agar memberikan hasil yang produktif. Selain mendukung ketahanan pangan, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan bagi Warga Binaan untuk mempelajari keterampilan pertanian yang bermanfaat ketika kembali ke masyarakat,” ujar Waris,

Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Safaruddin, menambahkan keberhasilan panen tersebut merupakan hasil dari pemeliharaan tanaman yang dilakukan berkelanjutan. Menurutnya, perawatan yang meliputi penyiraman dan pemantauan pertumbuhan tanaman menjadi faktor penting dalam mendukung hasil panen sekaligus mendorong optimalisasi pemanfaatan lahan di lingkungan Lapas.

“Perawatan tanaman dilakukan secara rutin agar tumbuh dengan baik hingga masa panen. Hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang tersedia dan menjaga keberlanjutan kegiatan pertanian di lingkungan Lapas,” tambah Safaruddin.

Partisipasi Warga Binaan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Warga Binaan berinisial J menyampaikan keterlibatan dalam kegiatan pertanian memberikan pengalaman dan pengetahuan baru mengenai proses budidaya tanaman, mulai dari perawatan hingga panen.

“Kami bisa belajar cara merawat tanaman dan melihat langsung hasil dari proses yang dilakukan. Pengalaman ini menjadi bekal yang bermanfaat bagi kami untuk mengembangkan keterampilan setelah menjalani masa pembinaan,” ungkap J.

Panen hortikultura ini merupakan implementasi Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan tentang kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas dan Rutan dengan memanfaatkan lahan-lahan tidur.  Ke depan, kegiatan pertanian hortikultura diharapkan terus dikembangkan sebagai sarana pembelajaran keterampilan, peningkatan produktivitas, dan dukungan terhadap program ketahanan pangan. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Baubau

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0