Lapas Brebes Gelar Cek Kesehatan Gratis Tahap II bagi Warga Binaan dan Petugas
Brebes, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Brebes kembali gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) Tahap II bagi Warga Binaan dan petugas sebagai dukungan terhadap program pemerintah memperluas akses layanan kesehatan, Sabtu (18/7). Kegiatan hasil kerja sama dengan Puskesmas Brebes ini upaya memenuhi hak kesehatan sekaligus memperkuat layanan promotif dan preventif di lingkungan Pemasyarakatan.
Pelaksanaan CKG merupakan tindak lanjut Nota Kesepahaman antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Kementerian Kesehatan tentang penyelenggaraan pelayanan kesehatan. Melalui kolaborasi tersebut, Lapas Brebes berupaya hadirkan layanan kesehatan yang komprehensif, merata, dan berkelanjutan bagi Warga Binaan maupun petugas.
Sebanyak 129 peserta mengikuti pemeriksaan yang terdiri atas 111 Warga Binaan dan 18 petugas. Pemeriksaan meliputi registrasi dan skrining kesehatan, pengukuran tinggi dan berat badan, pemeriksaan tekanan darah, serta pemeriksaan laboratorium berupa gula darah, kolesterol, dan asam urat bagi peserta yang memiliki indikasi medis atau riwayat penyakit. Peserta juga memperoleh pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan rongga mulut sebagai langkah pencegahan penyakit.
Kepala Lapas Brebes, Mudo Mulyanto, mengatakan kesehatan merupakan hak dasar yang harus dipenuhi selama Warga Binaan menjalani masa pidana. Karena itu, Lapas Brebes terus perkuat sinergi dengan fasilitas kesehatan pemerintah pastikan layanan kesehatan dapat diakses secara optimal.
"Program Cek Kesehatan Gratis ini merupakan bentuk dukungan kami terhadap kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Kami ingin memastikan Warga Binaan dan petugas memperoleh layanan kesehatan yang layak sehingga potensi gangguan kesehatan dapat dideteksi sejak dini dan segera ditangani. Dengan kondisi kesehatan yang baik, proses pembinaan juga dapat berjalan lebih optimal," ujar Mudo.
Ia menambahkan, pemeriksaan kesehatan berkala tidak hanya bertujuan mengetahui kondisi kesehatan peserta, tetapi juga membangun budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan Lapas. Menurutnya, deteksi dini jadi langkah penting untuk cegah penyakit berkembang menjadi lebih serius.
Sementara itu, perwakilan tenaga kesehatan Puskesmas Brebes, Aulia Eriza, mengapresiasi sinergi yang terjalin dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi antara Lapas Brebes dan Puskesmas Brebes tunjukkan komitmen bersama memperluas jangkauan layanan kesehatan hingga kepada kelompok rentan, termasuk Warga Binaan.
"Koordinasi antara Lapas Brebes dan Puskesmas Brebes berjalan sangat baik. Seluruh tahapan pemeriksaan berlangsung tertib dan peserta sangat kooperatif. Sinergi seperti ini penting untuk memastikan hak atas layanan kesehatan dapat dirasakan seluruh lapisan masyarakat, termasuk Warga Binaan," ujarnya.
Melalui pelaksanaan CKG Tahap II, Lapas Brebes perkuat pelayanan kesehatan sebagai bagian dari pemenuhan hak Warga Binaan sesuai Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan. Selain dukung keberhasilan program pembinaan, kegiatan ini juga menjadi upaya nyata tingkatkan kualitas hidup Warga Binaan dan petugas melalui layanan kesehatan yang promotif, preventif, dan berkelanjutan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Brebes
What's Your Reaction?


