Lapas Kelas I Cipinang Lanjutkan Pembinaan KSH, Perkuat Ketenangan dan Pengelolaan Diri Warga Binaan
Jakarta, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang terus dorong agar pembinaan kepribadian tidak berhenti pada kegiatan di ruang belajar, tetapi bekal yang dapat diterapkan Warga Binaan dalam kehidupan sehari-hari. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pertemuan lanjutan bersama Kelompok Sosialisasi Hati (KSH), Kamis (14/10).
Sebanyak 30 Warga Binaan mengikuti pertemuan kedua Batch 2 yang didampingi 13 fasilitator KSH, layanan komunitas dari Natural Way of Living. Kegiatan diawali refleksi pembelajaran sebelumnya bersama Septiyawan selaku Petugas Pembinaan Kepribadian, dilanjutkan dengan latihan mengenali perasaan, mengingat pengalaman membahagiakan, serta merasakan ketenangan dan rasa syukur melalui pendekatan yang santai dan interaktif.
Salah seorang peserta, ALX, memperoleh pengalaman yang dapat digunakannya untuk menyikapi situasi sehari-hari dengan lebih tenang. “Saya belajar bahwa ketika menghadapi persoalan, tidak harus langsung terbawa pikiran dan perasaan. Ada cara untuk menenangkan diri terlebih dahulu. Ini yang ingin saya coba terapkan ketika kembali ke blok,” ungkapnya.
Fasilitator KSH yang juga berprofesi sebagai pengajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing, Restiany, menilai pengalaman langsung menjadi bagian penting agar peserta tidak hanya memahami materi, tetapi juga mengingat dan menerapkannya. “Yang kami harapkan bukan hanya mereka merasa senang selama kegiatan. Ada sesuatu yang dibawa kembali ke blok, seperti kemampuan untuk lebih tenang, mengenali perasaan, dan merespons persoalan dengan lebih baik. Proses sederhana ini perlu terus dilatih dalam keseharian,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Lapas Kelas I Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan pentingnya pembinaan kepribadian yang menyentuh kebutuhan personal Warga Binaan sebagai pelengkap pendidikan, pembinaan keagamaan, dan pengembangan keterampilan. “Pembinaan harus memberi bekal bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Kami ingin Warga Binaan tidak hanya mengikuti kegiatan, tetapi juga belajar mengelola diri, membangun sikap positif, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.
Melalui pendampingan berkelanjutan bersama KSH, Lapas Kelas I Cipinang memperkuat pembinaan yang berorientasi pada pengalaman dan penerapan sehingga proses mengenali diri, menumbuhkan rasa syukur, dan membangun ketenangan terus dilatih di lingkungan hunian maupun menjadi bekal ketika kembali kepada keluarga dan masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Kelas I Cipinang
What's Your Reaction?


