LPKA Palangka Raya Gelar Pengajian dan Pembelajaran Al-Qur’an bagi Anak Binaan

LPKA Palangka Raya Gelar Pengajian dan Pembelajaran Al-Qur’an bagi Anak Binaan

Palangka Raya, INFO_PAS – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Palangka Raya gelar pengajian, pembacaan Al-Qur’an, dan pembelajaran Iqra bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Palangka Raya, Jumat (16/10). Kegiatan ini bagian dari pembinaan kepribadian untuk tanamkan nilai-nilai keagamaan dan bentuk karakter Anak Binaan.

Melalui kegiatan ini, Anak Binaan dapat kesempatan memperdalam pengetahuan agama serta belajar membaca Al-Qur’an dan Iqra sesuai kemampuan masing-masing. Pembelajaran dilakukan secara bertahap untuk tingkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyah, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, dan menumbuhkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala LPKA Palangka Raya, Kurniawan Wawondos, menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan berperan penting dalam membentuk karakter dan memperkuat kepribadian Anak Binaan. Menurutnya, pembinaan tidak hanya berfokus pada pendidikan dan keterampilan, tetapi juga perlu memperhatikan perkembangan spiritual dan pembentukan akhlak.

“Pembinaan keagamaan merupakan bagian penting dalam membantu Anak Binaan memperbaiki diri dan membangun kepribadian yang lebih baik. Melalui kegiatan pengajian, membaca Al-Qur’an, dan belajar Iqra, kami berharap mereka semakin termotivasi untuk memperdalam ilmu agama, meningkatkan keimanan, serta membiasakan diri menerapkan nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Kurniawan.

Ia juga mengapresiasi dukungan Kemenag Kota Palangka Raya dalam pelaksanaan pembinaan spiritual di LPKA. “Kami mengapresiasi dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Kemenag Kota Palangka Raya. Sinergi seperti ini sangat berarti dalam memberikan kesempatan kepada Anak Binaan untuk belajar, memperbaiki bacaan Al-Qur’an, dan memperkuat pemahaman agama. Harapannya, kegiatan ini dapat terus berlanjut sehingga nilai-nilai keagamaan semakin tertanam dan menjadi pedoman bagi Anak Binaan dalam membangun perilaku yang lebih baik,” tambahnya.

Sementara itu, Zidni dari Kemenag Kota Palangka Raya menyampaikan bahwa pembelajaran Al-Qur’an dan Iqra perlu dilakukan secara konsisten agar kemampuan membaca dan pemahaman keagamaan berkembang secara bertahap. Menurutnya, setiap anak memiliki kemampuan dan proses belajar yang berbeda sehingga membutuhkan pendampingan, kesabaran, dan dorongan positif.

“Melalui kegiatan pengajian, membaca Al-Qur’an, dan belajar Iqro ini, kami berharap Anak Binaan dapat semakin dekat dengan ajaran agama dan memiliki semangat untuk terus belajar. Tidak perlu merasa malu apabila masih dalam tahap mengenal huruf atau memperbaiki bacaan, karena setiap proses belajar membutuhkan waktu dan kesungguhan. Yang terpenting adalah kemauan untuk terus berusaha, memperbaiki diri, dan menjadikan pembelajaran agama sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari,” ujar Zidni.

Ia berharap pembelajaran keagamaan juga berdampak positif terhadap sikap dan perilaku Anak Binaan. “Belajar agama bukan hanya tentang kemampuan membaca Al-Qur’an, tetapi juga tentang bagaimana memahami dan menerapkan nilai-nilai kebaikan, seperti kejujuran, kesabaran, kedisiplinan, saling menghormati, dan tanggung jawab. Kami berharap ilmu yang diperoleh melalui kegiatan ini dapat menjadi bekal bagi Anak Binaan untuk menjalani kehidupan dengan lebih baik, membangun hubungan yang positif dengan orang lain, serta memiliki harapan dan semangat dalam menata masa depan,” tambahnya.

LPKA Palangka Raya berharap pendampingan keagamaan dapat terus berjalan untuk membantu Anak Binaan memperdalam ilmu agama, membangun akhlak yang baik, dan mempersiapkan diri kembali ke tengah masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas LPKA Palangka Raya

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0