Lapas Kotabaru Buktikan Produktivitas, Panen 46 Kg Kangkung dari Lahan Terbatas
Kotabaru, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru kembali panen kangkung hasil program pembinaan kemandirian Warga Binaan dengan total mencapai 46 kilogram, Rabu (29/4). Kegiatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Presiden serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026, khususnya dalam penguatan kemandirian pangan dan pemberdayaan Warga Binaan.
Di tengah keterbatasan lahan, Lapas Kotabaru optimalkan area yang tersedia menjadi lahan produktif. Upaya ini menunjukkan bahwa pembinaan kemandirian tetap dapat berjalan efektif melalui pendekatan inovatif dan berkelanjutan.
Sayuran tersebut merupakan hasil budidaya Warga Binaan yang terlibat langsung sejak proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan, hingga masa panen. Selain menjadi sarana pembelajaran keterampilan pertanian, hasilnya juga memiliki nilai ekonomi yang berkontribusi terhadap Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta pemberian premi bagi Warga Binaan yang berpartisipasi.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, menyampaikan bahwa capaian ini mencerminkan semangat produktivitas yang terus tumbuh di lingkungan Lapas.
“Panen 46 kilogram kangkung ini membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukan hambatan untuk tetap produktif. Kami terus mengoptimalkan potensi yang ada agar program kemandirian pangan berjalan maksimal dan memberi manfaat nyata bagi Warga Binaan,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Ahmad Hamirun, menambahkan bahwa sektor pertanian menjadi salah satu program unggulan pembinaan yang terus dikembangkan.
“Kegiatan ini tidak hanya menghasilkan produk pangan, tetapi juga membentuk keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab warga binaan sebagai bekal setelah kembali ke masyarakat,” ungkapnya.
Salah satu Warga Binaan, S, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. “Saya belajar mulai dari menanam, merawat, hingga panen. Hasilnya membuat kami semakin semangat karena bisa melihat langsung manfaat dari kerja keras yang dilakukan,” tuturnya.
Panen ini merupakan wujud pembinaan kemandirian yang produktif, inovatif, dan berorientasi pada ketahanan pangan yang dijalankan Lapas Kotabaru. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


