Lapas Perempuan Malang Fasilitasi Kegiatan TRE Onsite bersama Shaka Foundation
Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang fasilitasi penguatan program pemulihan kesehatan mental bagi Warga Binaan melalui Tension & Trauma Releasing Exercises (TRE) oleh Shaka Foundation, Selasa (21/4). Kunjungan ini menjadi upaya dalam menyediakan akses pemulihan trauma yang mendalam bagi Warga Binaan perempuan guna memastikan mereka memiliki ketahanan emosional yang lebih baik selama menjalani masa pidana.
Kedatangan tim dari Shaka Foundation pimpinan kedatangan Hindra Gunawan disambut Kepala Subeksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan, Dian. Menurutnya, aspek pemulihan trauma merupakan bagian vital yang memberikan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan psikologis para penghuni Lapas. Ia menilai kedatangan praktisi ahli TRE memberikan warna baru dalam program pembinaan yang mengedepankan sisi kemanusiaan.
“Program ini sangat membantu kami dalam menyentuh sisi kesehatan mental Warga Binaan yang selama ini mungkin sulit dijangkau melalui metode konvensional. Penekanan bahwa kesembuhan dimulai dari diri sendiri memberikan motivasi besar bagi Warga Binaan untuk lebih peduli pada kesehatan mental mereka. Kami berharap ilmu yang dibagikan menjadi bekal bagi mereka dalam mengelola stres secara mandiri sehingga tercipta lingkungan hunian yang lebih harmonis dan mendukung proses rehabilitasi secara holistik," harap Dian.
Sementara itu, Hindra Gunawan menyampaikan pesan mendalam mengenai kekuatan pemulihan yang ada di dalam setiap individu. Ia menekankan peran fasilitator hanyalah sebagai jembatan bagi tubuh untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Hal ini menjadi poin penting agar Warga Binaan memiliki kepercayaan diri bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan masa lalu melalui potensi yang sudah ada di dalam raga mereka masing-masing.
"Metode TRE ini kami bawa ke Indonesia dengan misi kemanusiaan, termasuk untuk saudara-saudara kita yang berada di Lapas. Perlu dipahami bahwa pada hakikatnya yang bisa menyembuhkan beban trauma dan stres itu adalah diri kita sendiri melalui mekanisme alami yang sudah tuhan berikan pada tubuh. Kami hanya memberikan teknik untuk memicu getaran alami tersebut agar ketegangan saraf dapat dilepaskan. Kami ingin para Warga Binaan merasakan ketenangan batin yang lebih dan menyadari potensi kesembuhan mandiri ini sehingga mampu melewati masa pembinaan dengan jiwa yang lebih sehat," ungkap Hindra.
Kegiatan ini ditutup dengan sesi praktik massal di mana para Warga Binaan diajarkan teknik-teknik mandiri untuk memicu getaran alami guna melepaskan ketegangan tubuh. Seluruh rangkaian acara berlangsung dengan tertib, aman, dan mematuhi protokol keamanan yang berlaku di lingkungan Lapas Perempuan Malang.
Dengan suksesnya kunjungan dan kegiatan onsite ini, diharapkan jalinan kerja sama antara Lapas Perempuan Malang dan Shaka Foundation terus diperkuat untuk mewujudkan program-program pemulihan karakter berkelanjutan bagi Narapidana perempuan di masa yang akan datang. (IR)
Kontributor: LPP Malang
What's Your Reaction?


