Kanwil Ditjenpas Sumsel Gandeng PWM dan UM Palembang Perkuat Pembinaan

Kanwil Ditjenpas Sumsel Gandeng PWM dan UM Palembang Perkuat Pembinaan

Palembang, INFO_PAS – Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan (Sumsel) tanda tangani Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumsel dan Universitas Muhammadiyah (UM) Palembang, Selasa (4/8). Kerja sama tersebut bertujuan memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan pembinaan Pemasyarakatan.

Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Sumsel, Yulius Sahruzah, Ketua PWM Sumsel, Ridwan Hayatuddin, serta Rektor UM Palembang, Prof. Dr. Abid Djazuli.

Kegiatan dirangkaikan dengan kuliah umum yang disampaikan Yulius Sahruzah. Dalam paparannya, ia tekankan pentingnya kolaborasi antara Pemasyarakatan, perguruan tinggi, dan organisasi kemasyarakatan untuk mendukung pembinaan yang lebih inovatif, humanis, serta berorientasi pada keberhasilan reintegrasi sosial Warga Binaan.

"Pemasyarakatan tidak bisa berdiri sendiri dalam menjalankan fungsi pembinaan. Kami membutuhkan dukungan penuh dari para akademisi dan tokoh masyarakat. Melalui sinergi ini, kami berharap Warga Binaan bisa mendapatkan bekal pendidikan, pendampingan mental, dan keterampilan yang memadai agar kelak benar-benar siap saat kembali ke tengah masyarakat," ujar Yulius Sahruzah.

Rektor UM Palembang menyatakan kesiapan pihaknya mendukung program Pemasyarakatan melalui implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Universitas Muhammadiyah Palembang siap berkontribusi. Kami akan menerjunkan dosen maupun mahasiswa untuk melakukan riset hingga menggelar pelatihan kemandirian di dalam Lapas maupun Rutan. Ini adalah bentuk nyata pengabdian kampus kami bagi kemanusiaan dan keadilan," tegas Prof. Abid Djazuli.

Ketua PWM Sumsel juga nyatakan dukungan terhadap program reintegrasi sosial melalui pembinaan keagamaan dan moral.

"Dari sisi kerohanian dan pembinaan moral, PWM Sumsel akan terus mendampingi Warga Binaan. Harapan kita bersama, pembinaan yang komprehensif ini akan melahirkan individu yang tidak hanya memiliki keterampilan kerja, tetapi juga landasan agama yang kuat saat mereka bebas nanti," tambah Ridwan Hayatuddin.

Kerja sama ini diharapkan membuka peluang pelaksanaan berbagai program, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan literasi hukum, pembinaan kepribadian dan kemandirian Warga Binaan, hingga kegiatan akademik yang mendukung pengembangan Sistem Pemasyarakatan.

Kegiatan dihadiri Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Sumsel, baik secara langsung maupun virtual melalui Zoom Meeting. Kolaborasi ini diharapkan memperkuat kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan guna tingkatkan kualitas layanan Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan bermanfaat bagi masyarakat. (afn)

 

Kontributor: Humas Kanwil Ditjenpas Sumsel

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0