Lapas Perempuan Malang Panen 68 Kilogram Pokcoy dan Kacang di Lahan Brandgang
Malang, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Malang panen 68 kilogram pokcoy dan kacang tanah hasil budidaya Warga Binaan di lahan brandgang, Senin (20/7). Kegiatan tersebut jadi bagian dari dukungan terhadap Program 15 Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan, sekaligus pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan.
Panen dilaksanakan bersama Kepala Lapas Perempuan Malang, Endang Margiati, petugas, dan Warga Binaan. Selain memanen pokcoy dan kacang tanah, kegiatan juga diisi dengan perawatan tanaman kacang dan kangkung yang masih dalam masa pertumbuhan agar tetap tumbuh optimal hingga masa panen berikutnya.
Brandgang, yang merupakan lahan pengamanan di sekeliling Lapas, dimanfaatkan secara produktif sebagai area pertanian. Berbagai komoditas hortikultura ditanam dan dirawat oleh Warga Binaan.
Endang Margiati mengatakan kegiatan pertanian di lahan brandgang tidak hanya berorientasi pada hasil panen, tetapi juga menjadi sarana pembinaan yang membekali Warga Binaan dengan keterampilan, kedisiplinan, dan tanggung jawab.
"Hasil panen hari ini yang mencapai 68 kilogram menjadi bukti bahwa lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat memberikan manfaat nyata," ujar Endang.
Salah seorang Warga Binaan, Okta, mengaku senang terlibat dalam seluruh proses pertanian, mulai dari menanam, merawat, hingga memanen hasilnya.
"Saya senang bisa ikut merawat tanaman sampai akhirnya dipanen. Melihat hasil panen yang begitu banyak membuat kami bangga karena semua itu merupakan hasil kerja sama dan ketekunan kami. Semoga ilmu yang kami dapatkan di sini bisa bermanfaat ketika nanti kembali ke masyarakat," ungkap Okta. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Malang
What's Your Reaction?


