Lapas Perempuan Palembang Bekali 32 Warga Binaan Keterampilan Olah Serat Pisang Abaka

Lapas Perempuan Palembang Bekali 32 Warga Binaan Keterampilan Olah Serat Pisang Abaka

Palembang, INFO_PAS – Sebanyak 32 Warga Binaan di Lapas Perempuan Kelas IIA Palembang dibekali pelatihan pengolahan serat abaka menjadi produk kerajinan bernilai ekonomis, Senin (23/2). Kegiatan yang digelar di lapangan Lapas ini merupakan program pembinaan kemandirian melalui seksi kegiatan kerja Lapas Perempuan Palembang bekerja sama dengan CV Natural Mariana Fadila. 

Kepala Lapas Perempuan Palembang, Desi Andriyani, berharap pelatihan ini menjadi bekal keterampilan berkelanjutan bagi Warga Binaan. “Saya harap Warga Binaan mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh agar keterampilan yang diperoleh menjadi bekal setelah mereka bebas nanti. Ini bukan hanya soal produksi, tetapi tentang membangun kepercayaan diri dan kemandirian,” ujarnya.

Rusia dan Fauzia dari CV Natural Mariana Fadila didapuk sebagai mentor dalam kegiatan ini. Para Warga Binaan diajarkan proses pengolahan serat abaka, mulai dari teknik penganyaman hingga menghasilkan berbagai produk kerajinan, seperti tas, kotak tisu, karpet, hingga aksesori fesyen yang memiliki nilai jual tinggi.

Fauzia menjelaskan serat abaka memiliki potensi besar di pasar kerajinan karena ramah lingkungan dan bernilai estetika tinggi. “Serat abaka termasuk material alami yang kuat, fleksibel, dan diminati pasar, terutama untuk produk ramah lingkungan. Saya melihat antusiasme Warga Binaan sangat baik. Dengan latihan berkelanjutan, hasilnya bisa bersaing dengan produk UMKM di luar,” jelasnya.

Salah satu Warga Binaan berinisial SM senang mendapat kesempatan belajar keterampilan baru. “Saya merasa pelatihan ini sangat bermanfaat. Awalnya, saya tidak tahu kalau pelepah pisang bisa diolah menjadi produk yang cantik dan bernilai jual. Saya ingin serius belajar supaya nanti setelah bebas bisa membuka usaha kecil-kecilan,” ungkapnya.

Program ini diharapkan mendorong peningkatan kualitas produk UMKM di lingkungan Lapas sekaligus menjadi sarana pembinaan yang produktif dan berkelanjutan bagi Warga Binaan. (IR)

 

 


Kontributor: LPP Palembang
 

What's Your Reaction?

like
15
dislike
0
love
10
funny
0
angry
0
sad
0
wow
8