Lapas Piru Perkuat Akuntabilitas Kinerja melalui Monev Kanwil Ditjenpas Maluku
Piru, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru ikuti Monitoring dan Evaluasi (Monev) Capaian Kinerja Periode Januari–September 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku secara daring, Kamis (22/10). Kegiatan ini mengevaluasi pelaksanaan program, kesesuaian realisasi dengan target, serta kelengkapan dokumen pendukung untuk memperkuat akuntabilitas kinerja satuan kerja.
Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menyampaikan bahwa evaluasi menjadi sarana untuk mengukur capaian sekaligus mengidentifikasi aspek yang perlu diperbaiki.
“Melalui monitoring dan evaluasi ini, kami dapat mengidentifikasi capaian yang telah diraih serta aspek yang perlu disempurnakan. Kami berkomitmen meningkatkan ketepatan pelaporan, memperkuat tertib administrasi, dan memastikan setiap program kerja terlaksana secara optimal serta akuntabel,” ujar Hery.
Dalam kegiatan tersebut, Kanwil Ditjenpas Maluku paparkan hasil pemantauan terhadap pelaksanaan program Lapas Piru selama Januari hingga September 2026, termasuk perencanaan, realisasi kegiatan, dan kelengkapan dokumen pendukung. Hasil evaluasi ini jadi acuan untuk menyelaraskan pelaksanaan tugas dengan sasaran kinerja yang telah ditetapkan.
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengapresiasi pemenuhan data Lapas Piru pada berbagai instrumen pelaporan yang dievaluasi. Ia berharap ketepatan dan kelengkapan data tersebut terus dipertahankan serta ditingkatkan.
“Pemenuhan data dan pelaporan merupakan bagian penting dari akuntabilitas kinerja satuan kerja. Kami mengapresiasi upaya Lapas Piru dan berharap ketepatan, kelengkapan, serta konsistensi pelaporan terus ditingkatkan,” ujar Ricky.
Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan dan Pelayanan Kanwil Ditjenpas Maluku, Novriadi, menegaskan bahwa capaian kinerja juga harus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan, pembinaan, dan pengamanan.
“Capaian kinerja tidak hanya diukur dari pemenuhan target dan kelengkapan laporan, tetapi juga dari kualitas pelaksanaan tugas. Lapas Piru perlu terus mengoptimalkan pelayanan dan pembinaan Warga Binaan, memperkuat deteksi dini melalui pengawasan dan penggeledahan rutin, serta melaksanakan tes urine sebagai upaya mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” tegas Novriadi.
Aspek administrasi turut menjadi perhatian dalam evaluasi tersebut. Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, tekankan pentingnya ketertiban administrasi dalam pelaksanaan anggaran, pengelolaan Barang Milik Negara (BMN), penataan arsip, penggunaan aplikasi persuratan, serta pemutakhiran data kepegawaian.
“Setiap data dan dokumen harus dikelola secara cermat, diperbarui tepat waktu, dan sesuai prosedur agar tata kelola serta pertanggungjawaban kinerja berjalan efektif dan akuntabel,” ujar Sarwono.
Melalui Monev ini, Lapas Piru berkomitmen mempertahankan capaian yang telah diraih dan menindaklanjuti aspek yang masih perlu ditingkatkan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pelaksanaan pelayanan, pembinaan, dan pengamanan Pemasyarakatan yang profesional, transparan, dan akuntabel. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Piru
What's Your Reaction?


