Lapas Purwokerto Berkontribusi Atasi Sampah Banyumas melalui Pengolahan Sampah Terpadu

Lapas Purwokerto Berkontribusi Atasi Sampah Banyumas melalui Pengolahan Sampah Terpadu

Purwokerto, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Purwokerto tunjukkan komitmen nyata dalam menangani permasalahan sampah melalui pengelolaan yang berkelanjutan, tertib, dan ramah lingkungan. Upaya ini merupakan tanggung jawab institusi dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan di dalam dan sekitar area Lapas, sekaligus mendukung program pemerintah di bidang pengelolaan sampah berkelanjutan.

Sebagai bentuk implementasi, Lapas Purwokerto mengembangkan program unggulan Pengolahan Sampah Terpadu yang terintegrasi dengan pembinaan kemandirian Warga Binaan. Melalui program ini, sampah tidak lagi dipandang sebagai masalah, melainkan sebagai sumber daya bernilai guna. Berbagai inovasi telah dijalankan, seperti budidaya maggot untuk penguraian sampah organik, produksi pupuk kompos ramah lingkungan, dan pengolahan sampah menjadi Refuse Derived Fuel sebagai bahan bakar alternatif.

Kepala Lapas Purwokerto, Aliandra Harahap, melalui Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Bima Sambudya, menegaskan program ini menjadi wujud kepedulian dan kontribusi nyata Lapas terhadap lingkungan. “Melalui program Pengolahan Sampah Terpadu, kami tidak hanya berupaya menciptakan lingkungan Lapas yang bersih dan sehat, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang bernilai guna dan berkontribusi membantu mengurangi permasalahan sampah di Kabupaten Banyumas,” ujarnya, Senin (9/2).

Dalam mendukung optimalisasi program ini, Lapas Purwokerto menjalin kerja sama strategis dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas. Tidak hanya mengolah sampah dari dalam Lapas, Lapas Purwokerto juga menerima kiriman sampah dari luar sebanyak tiga kali dalam sepekan dengan volume sekitar lima ton per pengiriman yang berasal dari TPST Gawa Berkah Sokaraja untuk diolah secara terpadu.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas, Widodo Sugiri, menyampaikan apresiasinya atas peran aktif Lapas Purwokerto dalam mendukung pengelolaan sampah daerah. “Kami sangat mengapresiasi kontribusi Lapas Purwokerto melalui program Pengolahan Sampah Terpadu. Kolaborasi ini menjadi contoh nyata sinergi lintas sektor dalam mengurangi beban sampah daerah sekaligus mendorong pemanfaatan sampah secara berkelanjutan dan bernilai ekonomi,” ungkapnya.

Diharapkan melalui pelaksanaan program Pengolahan Sampah Terpadu, Lapas Purwokerto terus berkontribusi secara berkelanjutan dalam mengurangi permasalahan sampah di Kabupaten Banyumas. Kegiatan ini juga diharapkan menjadi contoh sinergi positif antara Lapas dan pemerintah daerah, sekaligus memperkuat pembinaan kemandirian Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat, ramah lingkungan, dan bernilai ekonomi. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Purwokerto

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0