Lapas Surabaya Semarakkan Sumpah Pemuda lewat Lomba Memancing Gempar Latubaya
Sidoarjo, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Surabaya gelar kegiatan Gebyar Mancing Pemasyarakatan Latubaya (Gempar Latubaya) yang diikuti Warga Binaan di kolam pemancingan Lapas, Sabtu (31/10). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk perayaan yang dikemas melalui aktivitas rekreatif dan edukatif, sekaligus memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menikmati suasana kebersamaan di tengah pelaksanaan masa pidana.
Mengusung semangat Hari Sumpah Pemuda, Gempar Latubaya mhadirkan suasana berbeda dengan menjadikan kolam pemancingan sebagai pusat kegiatan. Warga Binaan mengikuti lomba memancing dengan memanfaatkan kolam yang berisi ikan gurame dan nila. Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mereka saat menyiapkan alat pancing, memasang umpan, hingga menunggu ikan menyambar kail. Suasana tersebut makin menambah semarak kegiatan yang berlangsung dengan penuh keakraban.
Tidak sekadar menjadi ajang perlombaan, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai sarana rekreasi bagi Warga Binaan. Melalui aktivitas memancing, Warga Binaan mendapatkan kesempatan untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari sekaligus menikmati kegiatan di lingkungan Lapas dengan suasana yang lebih santai. Interaksi dan tawa yang tercipta antarpeserta turut membangun kebersamaan, mempererat hubungan sosial, serta menghadirkan pengalaman positif melalui kegiatan yang sederhana dan menyenangkan.
Dari sisi edukasi, memancing mengajarkan sejumlah nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kesabaran dalam menunggu ikan, ketelitian saat memasang umpan, kedisiplinan mengikuti aturan perlombaan, dan sikap sportif dalam menerima hasil menjadi pembelajaran yang diperoleh peserta. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan semangat pembentukan karakter yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program Pemasyarakatan.
Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Aman Nurdin Nawawi, menyampaikan kegiatan rekreatif seperti ini tidak hanya memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana untuk rekreasi dan edukasi bagi Warga Binaan. “Kami ingin memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk menikmati kegiatan yang menyenangkan sekaligus memperoleh nilai pembelajaran. Memancing mengajarkan kesabaran, ketelitian, kedisiplinan, dan sportivitas. Kami berharap kegiatan ini mempererat kebersamaan dan menjadi pengalaman positif bagi Warga Binaan dalam menjalani masa pembinaan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan berinisial AD senang berpartisipasi dalam Gempar Latubaya. Kegiatan ini memberikan suasana baru yang menyenangkan sekaligus menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan dengan sesama Warga Binaan.
“Selain menjadi hiburan di tengah rutinitas sehari-hari, kegiatan ini juga membuat kami bisa berkumpul, bercanda, dan merasakan kebersamaan. Semoga kegiatan seperti ini terus dilaksanakan karena memberikan pengalaman menyenangkan,” harap AD.
Kegiatan ini juga menjadi wujud pemanfaatan fasilitas kolam pemancingan di lingkungan Lapas Surabaya sebagai sarana aktivitas yang memberikan pengalaman berbeda bagi Warga Binaan. Keberadaan fasilitas tersebut tidak hanya mendukung kegiatan pembinaan, tetapi juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan aktivitas perikanan dan menumbuhkan ketertarikan terhadap kegiatan produktif yang berkaitan dengan pengelolaan sumber daya perikanan.
Gempar Latubaya diharapkan menjadi pengingat bahwa nilai persatuan, kebersamaan, dan gotong royong dapat diwujudkan melalui berbagai kegiatan sederhana. Untuk itu, Lapas Surabaya berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan positif, edukatif, dan rekreatif dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang humanis dan memberikan pengalaman bermakna bagi Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Surabaya
What's Your Reaction?


