Lapas Takalar Lantik Kader Kesehatan dan Luncurkan Aplikasi SEHATI

Lapas Takalar Lantik Kader Kesehatan dan Luncurkan Aplikasi SEHATI

Takalar, INFO_PAS — Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIB Takalar, Andi Gunawan, resmi melantik 11 Warga Binaan menjadi Kader Kesehatan, Kamis (20/8). Pembentukan Kader Kesehatan sebagai upaya Lapas Takalar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada Warga Binaan.

Kalapas mengatakan hadirnya Kader Kesehatan diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan bagi Warga Binaan. “Kami berharap Kader Kesehatan Warga Binaan lebih peka dan menjadi garda terdepan dalam memantau teman-teman satu bloknya. Apabila terdapat Warga Binaan yang mengalami gejala penyakit, agar sedini mungkin dilaporkan kepada perawat atau dokter Lapas. Dengan demikian, deteksi dini penyakit dilakukan lebih cepat dan penanganannya segera diberikan,” pesannya.

Sementara itu, Dokter Klinik Lapas Takalar, dr Ayu, mengatakan Kader Kesehatan akan berperan sebagai promotor dalam bidang kesehatan sebagai upaya preventif dan perpanjangan tangan tenaga medis dalam meningkatkan derajat kesehatan. “Kami akan melakukan pembekalan terhadap Kader Kesehatan setiap sekali sempekan mengenai update masalah kesehatan. Kami tentunya melakukan seleksi terhadap penentuan Kader Kesehatan berdasarkan ketentuan,” terangnya.

Salah seorang Kader Keehatan inisial CT senang terlibat karena bisa menjadi pengalaman tersendiri baginya. “Tanggung jawab ini tentu besar, tapi kami senang bisa terlibat dalam program ini,” ujarnya.

Selain pelantikan Kader Kesehatan, Lapas Takalar juga luncurkan aplikasi Sistem Kesehatan Terintegrasi (SEHATI). Aplikasi ini merupakan inovasi yang digagas Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik, Gugu Alam. 

Gugu mengatakan inovasi ini mendukung monitoring kesehatan, mempermudah pendataan, dan meningkatkan deteksi dini terhadap berbagai penyakit di lingkungan Lapas. “Melalui SEHATI, data kesehatan Warga Binaan terdokumentasi dan terarsip secara digital sehingga memudahkan petugas dalam melakukan pemantauan dan pendataan,” jelasnya.

SEHATI diharapkan membantu Lapas Takalar dalam mengetahui jenis penyakit yang paling banyak dialami oleh Warga Binaan. Data tersebut nantinya menjadi bahan dalam melakukan pemantauan dan langkah-langkah pencegahan dan penanganan kesehatan secara lebih terarah. Selain itu, sistem ini juga memudahkan petugas klinik dalam melakukan pendataan terhadap Warga Binaan yang berobat karena seluruh data terarsip secara digital. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Takalar

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0