Lapas Tolitoli Pasarkan Produk Kreatif Warga Binaan lewat Shopee “Kawarbin Lapas Tolitoli”
Tolitoli, INFO_PAS — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli melalui subseksi kegiatan kerja resmi memasarkan produk kerajinan tangan melalui platform e-commerce Shopee dengan nama toko “Kawarbin Lapas Tolitoli.” Kini, masyarakat dapat dengan mudah mengakses dan membeli hasil karya tersebut melalui tautan https://id.shp.ee/8abCYEe .
Produk-produk yang ditawarkan merupakan hasil keterampilan tangan Warga Binaan, seperti asbak, tempat tisu, catur lipat, catur set besar, nampan, rekal, kaligrafi, lampu tidur, hingga miniatur kapal yang seluruhnya dibuat dengan bahan dasar batok kelapa. Melalui sentuhan kreativitas dan ketelitian, setiap produk memiliki nilai estetika tinggi sekaligus mencerminkan semangat produktif Warga Binaan dalam menjalani pembinaan.
Kepala Lapas Tolitoli, Muhammad Ishak, menyampaikan langkah ini merupakan upaya Lapas untuk menghadirkan hasil karya Warga Binaan ke pasar yang lebih luas sekaligus membuktikan karya mereka memiliki nilai jual dan kualitas yang mampu bersaing. “Kualitas produk karya Warga Binaan Lapas Tolitoli sudah diakui banyak pihak. Kami berkomitmen untuk terus membina dan memberikan ruang bagi mereka agar karya-karya ini tidak hanya menjadi simbol kreativitas, tetapi juga membuka peluang ekonomi yang nyata,” ujarnya, Sabtu (2/11).
Sementara itu, Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Feldianto, menambahkan kehadiran toko dalam jaringan ini merupakan strategi konkret untuk memperluas pemasaran hasil karya Warga Binaan. “Dengan adanya platform Kawarbin Lapas Tolitoli di Shopee, produk-produk kami kini dapat dijangkau masyarakat di seluruh Indonesia. Ini bukan hanya tentang menjual barang, tetapi juga memperkenalkan semangat perubahan dan kemandirian Warga Binaan kepada publik,” jelasnya.
Senada, Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, Frengki, menegaskan pembinaan keterampilan dan pendampingan terus dilakukan secara intensif untuk memastikan setiap Warga Binaan mampu menghasilkan karya yang bernilai dan berkualitas. “Kami selalu berupaya memberikan bimbingan terbaik, mulai dari tahap perancangan hingga proses finishing. Setiap produk yang dihasilkan adalah hasil kerja keras, disiplin, dan kreativitas Warga Binaan yang terus kami dukung,” ungkapnya.
Melalui inisiatif ini, Lapas Tolitoli tidak hanya menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan Warga Binaan, tetapi juga membuktikan proses pembinaan di balik tembok Lapas dapat menghasilkan karya nyata yang layak diapresiasi masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


