Lapas Wahai Gandeng Koramil Gelar Penggeledahan Mendadak Blok Hunian

Lapas Wahai Gandeng Koramil Gelar Penggeledahan Mendadak Blok Hunian

Wahai, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gelar penggeledahan mendadak di blok hunian Warga Binaan bersama personel Komando Rayon Militer (Koramil) 1502-05 Wahai, Selasa (30/6) malam. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah deteksi dini untuk cegah masuk dan beredarnya barang terlarang ke dalam Lapas.

Penggeledahan diawali dengan apel bersama, kemudian petugas menyisir seluruh kamar hunian secara menyeluruh. Pemeriksaan dilakukan pada loker, kolong tempat tidur, hingga bagian-bagian yang berpotensi digunakan untuk menyimpan barang yang dilarang.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, mengatakan penggeledahan dilaksanakan tanpa pemberitahuan agar kondisi di lapangan dapat tergambar secara nyata.

"Kami tidak mau kecolongan. Oleh karena itu, hari ini kami menggandeng rekan-rekan dari Koramil Wahai untuk melakukan penggeledahan secara menyeluruh. Sinergi ini penting agar pelaksanaan razia berjalan tegas, terukur, dan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis," tegas Tersih.

Selain melibatkan personel Koramil, pemeriksaan difokuskan pada pencarian barang-barang yang berpotensi mengganggu keamanan, seperti narkotika, telepon seluler, maupun benda berbahan logam yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian.

Mewakili Koramil 1502-05 Wahai, Sersan Kepala (Serka) Hamim Baadia menegaskan kesiapan TNI untuk terus mendukung pelaksanaan pengamanan di Lapas Wahai.

"Kami dari pihak Koramil selalu siap memberikan bantuan pengamanan apabila dibutuhkan. Kerja sama antara TNI dan Lapas penting untuk menjaga situasi tetap aman, sekaligus mendukung langkah-langkah pencegahan agar potensi gangguan dapat diantisipasi sejak dini," ujar Hamim.

Dari hasil penggeledahan, petugas mengamankan tiga barang yang tidak diperkenankan berada di blok hunian, yakni satu sendok, satu korek api, dan satu pena. Seluruh barang temuan didata sesuai prosedur untuk selanjutnya dimusnahkan.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menilai penggeledahan insidentil perlu dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan di lingkungan Pemasyarakatan.

"Langkah yang diambil Lapas Wahai sudah tepat. Kita tidak boleh lengah. Dukungan dari personel TNI semakin memperkuat pelaksanaan pengamanan sehingga proses pembinaan Warga Binaan dapat berlangsung dengan baik," ujar Ricky.

Penggeledahan gabungan ini guna menjaga keamanan dan ketertiban di Lapas Wahai sekaligus mendukung pelaksanaan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan dalam mewujudkan Lapas yang bersih dari narkotika, telepon seluler ilegal, pungutan liar, dan berbagai potensi gangguan keamanan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Wahai

 

What's Your Reaction?

like
1
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0