Lapas Wahai Gandeng Tenaga Medis, Pastikan Kondisi Warga Binaan Lansia Tetap Prima
Wahai, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai gandeng tenaga medis laksanakan pemeriksaan kesehatan intensif terhadap tujuh Warga Binaan lanjut usia (lansia), Jumat (30/1). Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini gangguan kesehatan sekaligus memastikan terpenuhinya hak pelayanan medis bagi kelompok rentan di dalam Lapas.
Dalam pemeriksaan tersebut, sebagian besar Warga Binaan lansia mengeluhkan nyeri pada lutut serta gangguan tidur atau insomnia. Menindaklanjuti hasil pemeriksaan, tenaga medis memberikan asupan vitamin tambahan disertai edukasi kesehatan, khususnya mengenai pentingnya melakukan latihan fisik ringan secara rutin guna menjaga kelenturan sendi dan kebugaran tubuh selama menjalani masa pembinaan.
Petugas Kesehatan Lapas Wahai, Fitri Rianti, menjelaskan bahwa penanganan kesehatan bagi Warga Binaan lansia tidak hanya berfokus pada pemberian obat, tetapi juga pada upaya pencegahan melalui perubahan pola hidup sehat.
“Selain pemberian vitamin untuk meningkatkan daya tahan tubuh, kami juga memberikan edukasi tentang latihan fisik ringan. Gerakan sederhana ini penting untuk mencegah kekakuan sendi serta membantu meningkatkan kualitas tidur Warga Binaan lansia,” jelas Fitri.
Sementara itu, Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty S. Mouw, menegaskan bahwa layanan kesehatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan pembinaan di Lapas.
“Kami berupaya memastikan kondisi fisik Warga Binaan lansia tetap terjaga. Kesehatan yang baik menjadi fondasi utama agar mereka dapat mengikuti seluruh program pembinaan secara optimal,” ungkapnya.
Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menambahkan bahwa sinergi dengan tenaga medis, baik internal maupun eksternal, akan terus diperkuat guna menjamin kesejahteraan seluruh Warga Binaan.
“Kesehatan Warga Binaan adalah prioritas. Kolaborasi dengan tenaga medis akan dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan Lapas yang aman, manusiawi, dan berorientasi pada pemenuhan hak dasar, termasuk bagi Warga Binaan lansia,” tegasnya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Wahai
What's Your Reaction?


