Lapas Yogyakarta Gelar Razia Gabungan bersama TNI, Polri, dan BNN
Yogyakarta, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Yogyakarta gelar razia gabungan dan tes urine di blok hunian Warga Binaan, Jumat (18/9) pagi. Langkah ini dilakukan sebagai upaya deteksi dini guna cegah gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) serta pastikan lingkungan Lapas tetap kondusif dan bebas dari peredaran narkoba.
Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari unsur TNI, Polri, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Yogyakarta, Marjiyanto. Dalam arahannya, Marjiyanto tekankan agar penggeledahan dilakukan secara profesional, teliti, dan tetap mengedepankan pendekatan humanis.
“Razia gabungan ini merupakan komitmen nyata kami dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan serta meminimalisasi keberadaan barang-barang terlarang di dalam Lapas,” ujarnya.
Penggeledahan difokuskan pada kamar hunian Warga Binaan beserta fasilitas di sekitarnya. Petugas memeriksa area tempat tidur, rak barang, plafon, hingga barang pribadi Warga Binaan untuk pastikan tidak ada benda terlarang yang berpotensi mengganggu keamanan.
Dari hasil penggeledahan tersebut, petugas tidak menemukan narkoba. Kendati demikian, petugas menyita sejumlah benda yang dilarang berada di kamar hunian demi alasan keselamatan dan ketertiban, seperti benda berbahan kaca (piring, cermin, dan botol parfum), sendok dan gelas stainless, potongan besi, potongan cutter, gulungan kabel, serta korek api.
Selain penggeledahan fisik, razia ditindaklanjuti dengan pemeriksaan tes urine secara acak terhadap sampel petugas dan Warga Binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh peserta yang diuji dinyatakan negatif narkotika.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 05/Pakualaman, Mayor Inf. Nuryanto, mengapresiasi pelaksanaan razia gabungan dan sinergi antarinstansi ini.
“Dalam penggeledahan pagi ini, tidak ditemukan narkoba maupun barang berbahaya lainnya. Namun, ditemukannya barang-barang yang tidak diperbolehkan berada di blok hunian menunjukkan bahwa pengawasan dan pemeriksaan berkala tetap penting untuk memastikan aturan Lapas maupun Direktorat Jenderal Pemasyarakatan tetap dipatuhi,” kata Nuryanto.
Pihak Lapas Yogyakarta pastikan razia dan pemeriksaan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari strategi pembinaan dan pengawasan serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Yogyakarta
What's Your Reaction?


