Lewat Edu Trip SAE, Lapas Geser Kenalkan Program Ketahanan Pangan kepada Siswa TK

Lewat Edu Trip SAE, Lapas Geser Kenalkan Program Ketahanan Pangan kepada Siswa TK

Geser, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser gelar kegiatan Education Trip di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) bersama siswa-siswi Taman Kanak-Kanak (TK) Negeri Permata Seram Timur, Senin (2/11). Kegiatan ini kenalkan program ketahanan pangan yang dikelola Warga Binaan sekaligus berikan pengalaman belajar langsung bagi anak-anak.

Melalui kunjungan tersebut, Lapas Geser buka kesempatan bagi siswa untuk mengenal pemanfaatan lahan produktif dan kegiatan pertanian di lingkungan SAE. Kegiatan ini juga jadi sarana memperkenalkan fungsi Lapas sebagai tempat pembinaan yang dapat berkontribusi bagi masyarakat.

Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya membangun hubungan positif dengan masyarakat sekaligus memperkenalkan kegiatan pembinaan di Lapas.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Lapas Geser adalah tempat pembinaan yang produktif. Melalui SAE, kami membangun sinergi dua arah yakni membina Warga Binaan agar siap kembali ke masyarakat, sekaligus menyediakan sarana belajar bagi generasi muda untuk mengenal program ketahanan pangan secara langsung,” tegasnya.

Staf Pembinaan Lapas Geser, Alfin Iksan Ramadhan, bersama peserta magang mendampingi siswa melihat pengelolaan lahan produktif, mulai dari budi daya sayuran hidroponik jenis sawi hingga kangkung cabut dengan sistem hidroponik modifikasi. Alfin menjelaskan bahwa pengenalan pertanian modern dikemas secara sederhana agar mudah dipahami anak-anak.

“Sinergi antara Pemasyarakatan dan dunia pendidikan ini sangat penting. Kami ingin menanamkan rasa cinta terhadap lingkungan dan kemandirian pangan sejak dini kepada mereka, sehingga mereka paham dari mana makanan sehat itu berasal,” ujar Alfin.

Tidak hanya melihat, siswa-siswi juga diajak mempraktikkan penyemaian dan pembibitan benih sawi. Petugas dan peserta magang mendampingi anak-anak dalam setiap tahapan agar mereka dapat mengenal proses awal budi daya tanaman secara langsung.

Salah satu peserta magang, Sitti A. Z. Rumalutur, mengaku bangga dapat terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, program magang juga memberinya kesempatan untuk berkontribusi dalam kegiatan edukasi kepada masyarakat.

“Melihat antusiasme anak-anak, kami merasa program magang ini memberikan dampak sosial yang nyata. Kami tidak hanya belajar birokrasi, tetapi juga belajar bagaimana lapas bisa berkontribusi langsung dalam mengedukasi masyarakat,” ungkap Sitti.

Kepala TK Negeri Permata Seram Timur, Maryam Alhamid, mengapresiasi sambutan dan kesempatan belajar yang diberikan Lapas Geser. Ia menilai kunjungan tersebut beri pengalaman berbeda bagi anak-anak karena dapat mengenal tanaman dan media tanam secara langsung.

“Kami sangat berterima kasih atas ruang kolaborasi yang dibuka oleh Lapas Geser. Kegiatan ini memberikan pengalaman belajar outdoor yang sangat bernilai dan edukatif. Anak-anak tidak hanya belajar teori di kelas, tetapi bisa menyentuh media tanam dan tanaman secara langsung dalam lingkungan yang aman dan ramah,” kata Maryam.

Setelah mengenal kegiatan pertanian, siswa mengikuti lomba mewarnai yang telah disiapkan jajaran Lapas Geser. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Geser

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0