Maksimalkan Program Pembinaan Kemandirian, Lapas Ambon Kebut Pengerjaan Pesanan Lemari Besi
Ambon, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon terus maksimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan sebagai bekal keterampilan produktif. Saat ini, bengkel kerja Lapas Ambon tengah menggenjot proses pembuatan satu lemari besi pesanan yang dikerjakan langsung oleh Warga Binaan dengan pengawasan ketat petugas.
Proses pembuatan lemari besi ini melalui beberapa tahapan yang cukup teliti dan profesional. Pengerjaan yang masih berlangsung saat ini meliputi tahap pemotongan plat besi sesuai ukuran desain, pembentukan rangka, proses pengelasan (welding) untuk menyambung setiap bagian agar kokoh, penghalusan las, hingga dilanjutkan ke tahap pengecatan akhir (finishing) untuk memastikan produk akhir yang rapi dan kuat.
Kepala Subseksi Bimbingan Kerja, Adam Fatsey, menyampaikan pembuatan lemari besi ini merupakan pembinaan kemandirian untuk mengasah skill pertukangan logam Warga Binaan. Ia menegaskan pihak bimbingan kerja selalu berupaya memberikan pelatihan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan dunia kerja di luar nanti.
"Kami ingin memastikan setiap Warga Binaan yang mengikuti program kemandirian ini memiliki keahlian riil, salah satunya dalam bidang pengerjaan logam, seperti pembuatan lemari besi yang saat ini sedang dalam tahap pengerjaan," ujar Adam, Senin (20/7).
Salah satu Warga Binaan berinisial S bersyukur mendapat kesempatan belajar teknik pengelasan dan perakitan lemari besi di Lapas. Menurutnya, pengalaman ini sangat berharga untuk meningkatkan keterampilannya sebelum kembali ke tengah masyarakat.
"Saya sangat senang bisa dilibatkan dalam pengerjaan lemari besi ini karena ilmu teknik las dan perakitan yang sedang saya kerjakan di sini sangat bermanfaat untuk masa depan saya," tutur S.
Pemesan lemari besi tersebut yang juga mantan Warga Binaan, RL, mengungkapkan antusiasmenya memantau proses pembuatan yang dikerjakan Warga Binaan Lapas Ambon. Meskipun masih dalam proses pengerjaan, ketelitian yang terlihat sudah sangat menjanjikan.
"Saya sengaja memesan di sini dan melihat langsung prosesnya yang berjalan sangat teliti dan terarah, membuktikan pembinaan keterampilan di Lapas Ambon berjalan sangat baik," ungkap RL.
Sementara itu, Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, memberikan apresiasi tinggi atas kreativitas dan keseriusan Warga Binaan yang tengah merampungkan perabotan berbasis logam tersebut. Program pembinaan kemandirian ini tidak hanya berorientasi pada hasil akhir, tetapi juga membangun mental kerja yang disiplin dan produktif bagi Warga Binaan selama proses pengerjaan berlangsung.
"Melalui kegiatan produktif seperti pembuatan lemari besi yang sedang berjalan ini, kami berharap Warga Binaan mentransformasikan diri menjadi pribadi yang mandiri, terampil, dan siap berkontribusi secara positif saat bebas kelak," harap Hendra.
Proses pengerjaan lemari besi ini terus dikebut hingga selesai sekaligus makin membuktikan Lapas Ambon konsisten dalam mencetak Warga Binaan yang terampil dan siap berdaya saing. Melalui program pembinaan kemandirian berkesinambungan, bilik jeruji besi tidak menjadi halangan bagi Warga Binaan untuk terus berkarya dan menghasilkan produk bermanfaat. (IR)
Kontributor: Lapas Ambon
What's Your Reaction?


