Manisnya Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Produksi Kue Nastar

Manisnya Pembinaan Kemandirian, Warga Binaan Perempuan Lapas Amuntai Produksi Kue Nastar

Amuntai, INFO_PAS - Kreativitas dan semangat kemandirian terus ditumbuhkan oleh Warga Binaan perempuan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai melalui kegiatan pembuatan kue nastar, Rabu (4/11). Bertempat di area kegiatan pembinaan keterampilan, Warga Binaan tampak antusias ikuti setiap tahapan pembuatan kue, mulai dari menyiapkan adonan, membentuk bulatan nastar, hingga mengoleskan bahan pelapis sebelum dipanggang.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian yang bertujuan membekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis di bidang tata boga. Kue nastar dipilih sebagai salah satu produk pelatihan karena memiliki nilai ekonomi dan berpotensi dikembangkan menjadi peluang usaha, baik secara mandiri maupun berkelompok setelah kembali ke masyarakat.

Kepala Lapas Amuntai, Gusti Iskandarsyah, menyampaikan bahwa pembinaan keterampilan seperti pembuatan kue jadi salah satu upaya untuk menggali potensi dan kreativitas Warga Binaan agar memiliki bekal yang bermanfaat di masa depan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memberikan kesempatan kepada Warga Binaan untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperoleh keterampilan yang memiliki nilai ekonomi. Harapannya, ilmu yang diperoleh selama menjalani pembinaan dapat menjadi modal untuk membuka usaha dan menjalani kehidupan yang lebih mandiri setelah kembali ke masyarakat,” ungkap Gusti Iskandarsyah.

Salah seorang Warga Binaan perempuan yang mengikuti kegiatan tersebut, W, mengaku senang dapat belajar membuat kue nastar. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pengalaman baru sekaligus menambah pengetahuan dalam mengolah bahan makanan menjadi produk bernilai jual.

“Saya senang bisa mengikuti kegiatan membuat nastar ini. Selain bisa belajar cara membuat kue yang enak dan menarik, saya juga mendapatkan keterampilan baru yang nantinya bisa saya praktikkan sendiri di rumah atau dikembangkan menjadi usaha setelah bebas,” ujar W.

Melalui kegiatan pembinaan ini, Warga Binaan perempuan tidak hanya belajar menghasilkan produk makanan, tetapi juga dilatih untuk mengembangkan ketelitian, kesabaran, kreativitas, dan kerja sama. Keterampilan tersebut diharapkan dapat meningkatkan rasa percaya diri serta memotivasi mereka untuk terus mengembangkan potensi diri. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Amuntai

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0