Panen Raya Serentak, Lapas Perempuan Palu Panen 40 Kg Sayuran
Sigi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu laksanakan panen raya di lahan pertanian Lapas, Kamis (15/1). Kegiatan ini merupakan bagian dari Panen Raya Serentak Nasional yang dipusatkan di Lapas Cirebon dan dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto.
Panen raya tersebut dilaksanakan serentak oleh seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan se-Indonesia sebagai bagian dari pelaksanaan program pembinaan kemandirian Warga Binaan di bidang ketahanan pangan.
Di Lapas Perempuan Palu, kegiatan panen raya berlangsung lancar dan penuh antusias. Dari hasil pengelolaan lahan pertanian oleh Warga Binaan, berhasil memanen total 40 kilogram sayuran. Hasil panen tersebut terdiri dari 15 kilogram kangkung dan 25 kilogram terong.
Panen Raya Serentak Nasional ini merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah serta implementasi 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada sektor ketahanan dan kemandirian pangan. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan dilibatkan secara aktif dalam proses pelatihan berbasis keterampilan kerja.
Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, menyampaikan bahwa keberhasilan panen merupakan hasil kerja keras Warga Binaan yang didukung pelatihan dan pendampingan petugas secara konsisten.
“Keberhasilan panen ini menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya dan produktif apabila diberikan pelatihan yang tepat. Program pertanian ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan yang berguna sebagai bekal setelah bebas nanti,” ujar Yoesiana.
Ia menambahkan bahwa Lapas Perempuan Palu akan terus mengembangkan program pelatihan kemandirian, khususnya di bidang pertanian, dengan memanfaatkan lahan yang tersedia agar pelatihan berjalan produktif dan bernilai guna.
Dalam rangkaian Panen Raya Serentak Nasional tersebut, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menegaskan bahwa program ketahanan pangan di Lapas menjadi langkah strategi untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan hidup ( life skill ) yang bermanfaat setelah kembali ke masyarakat, sekaligus mendukung program nasional di sektor pertanian.
Kegiatan panen raya di Lapas Perempuan Palu juga turut serta menyertakan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Sigi, di antaranya perwakilan Polres Sigi, Kapolsek Dolo, Kejaksaan Negeri Sigi, Koramil Dolo, Kementerian Agama Kabupaten Sigi, Dinas Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, serta Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian Provinsi Sulawesi Tengah.

Perwakilan Dinas Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Kabupaten Sigi, Reny, menyampaikan dukungan penuh terhadap pengembangan pertanian di Lapas Perempuan Palu.
“Kami sangat mendukung kegiatan pertanian di Lapas Perempuan Palu. Program ini sangat positif, tidak hanya untuk pembinaan Warga Binaan, tetapi juga dalam mendukung ketahanan pangan. Ke depan, kami siap bersinergi dan memberikan pendampingan agar pertanian di lapas ini semakin maju dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Menariknya, seluruh hasil penjualan panen raya di Lapas Perempuan Palu didonasikan untuk membantu korban bencana alam di wilayah Sumatera sebagai bentuk kepedulian sosial dan empati Warga Binaan terhadap masyarakat yang terdampak musibah. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palu
What's Your Reaction?


