Pelayanan Prima Harga Merakyat, Cuci Steam SAE Lapas Tual Jadi Pilihan Utama Warga
Langgur, INFO_PAS – Unit bisnis cuci steam kendaraan di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual kini bertransformasi jadi salah satu destinasi favorit pemilik kendaraan di Maluku Tenggara. Mengusung konsep pelayanan prima dengan harga yang sangat merakyat, jasa yang dikelola langsung oleh Warga Binaan ini kian populer di tengah masyarakat.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, mengungkapkan bahwa keberhasilan unit cuci steam ini merupakan bukti efektivitas program pembinaan kemandirian.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada publik. Masyarakat tidak perlu ragu, karena meskipun dikerjakan oleh Warga Binaan, standar kualitasnya sangat kami jaga. Ini adalah cara kami mengenalkan hasil pembinaan kepada dunia luar," jelas Nurchalis, Kamis (26/2).
Antusiasme warga yang tinggi ini juga didukung oleh pengawasan ketat terhadap teknis pengerjaan. Kepala Subseksi Kegiatan Kerja, L. Laitera, menjelaskan bahwa setiap Warga Binaan yang bertugas telah dibekali etika pelayanan dan teknik pencucian yang detail.
"Kami menerapkan prinsip teliti dan bersih. Tarif yang kami tetapkan memang sengaja dibuat terjangkau agar semua kalangan masyarakat bisa merasakan layanan ini, sekaligus memberikan jam terbang yang produktif bagi Warga Binaan kami," tambahnya.
Keunggulan harga dan kualitas ini diakui langsung oleh para pengguna jasa. Ahmad, seorang warga lokal yang rutin membawa kendaraannya, mengaku puas dengan hasil kerja para Warga Binaan.
"Awalnya saya datang karena harganya murah, jauh di bawah harga pasaran umum. Tapi setelah lihat hasilnya, ternyata sangat memuaskan, bahkan bagian-bagian sulit di bawah motor pun dibersihkan dengan teliti. Pelayanannya sangat ramah, jadi saya tidak ragu untuk kembali lagi," ungkap Ahmad.
Dengan minat masyarakat yang terus meningkat, Lapas Tual berharap unit cuci steam ini tidak hanya menjadi sumber Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), tetapi juga menjadi bekal nyata bagi Warga Binaan untuk membuka lapangan kerja baru setelah menyelesaikan masa pidananya. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Tual
What's Your Reaction?


