Pembinaan Otomotif Bekali Warga Binaan Lapas Banjarmasin Keterampilan Servis Motor
Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin optimalkan pembinaan kemandirian melalui kegiatan servis sepeda motor di Workshop Kegiatan Kerja (Giatja), Rabu (8/7). Kegiatan yang diikuti Warga Binaan berinisial R tersebut menjadi bagian dari pembinaan vokasional untuk bekali keterampilan di bidang otomotif.
Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan lakukan pemeriksaan dan perawatan sepeda motor, meliputi kondisi mesin dan sistem kelistrikan. Seluruh tahapan dikerjakan dengan pendampingan petugas, mulai dari pemeriksaan komponen mesin, sistem pengapian, aki, lampu, hingga instalasi kelistrikan untuk memastikan kendaraan berfungsi dengan baik.
Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan tidak hanya asah keterampilan teknis di bidang otomotif, tetapi juga latih disiplin, ketelitian, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan sesuai standar perawatan kendaraan.
Petugas Giatja, Muttaqin Akbar, mengatakan pembinaan otomotif dirancang agar Warga Binaan memiliki kompetensi yang dapat diterapkan setelah kembali ke masyarakat.
"Kami memberikan pendampingan mulai dari proses diagnosis kerusakan, pemeriksaan mesin, pengecekan sistem kelistrikan, hingga perawatan rutin kendaraan. Harapannya, Warga Binaan memiliki keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha secara mandiri," ujar Muttaqin Akbar.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, mengatakan pembinaan otomotif terus dikembangkan karena memiliki prospek kerja yang baik bagi Warga Binaan.
"Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan. Keterampilan servis sepeda motor menjadi salah satu kompetensi yang memiliki prospek baik dan diharapkan mampu menjadi bekal produktif bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat," ujar Akhmad Herriansyah.
Warga Binaan R mengaku semakin termotivasi mengikuti pembinaan tersebut karena dapat mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman.
"Melalui kegiatan servis sepeda motor ini saya semakin termotivasi untuk meningkatkan keterampilan di bidang otomotif. Selain melatih ketelitian dalam memeriksa mesin dan sistem kelistrikan, kegiatan ini juga mengajarkan tanggung jawab dan profesionalisme dalam bekerja. Saya berharap kemampuan yang terus kami kembangkan dapat menjadi bekal untuk bekerja maupun membuka usaha setelah kembali ke masyarakat," ungkap R. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin
What's Your Reaction?


