Penuhi Hak Pendidikan, Lapas Banjarmasin Lanjutkan Program Kesetaraan bersama PKBM Azzahra

Penuhi Hak Pendidikan, Lapas Banjarmasin Lanjutkan Program Kesetaraan bersama PKBM Azzahra

Banjarmasin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banjarmasin kembali fasilitasi pembelajaran Program Pendidikan Kesetaraan bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Azzahra, Sabtu (18/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian di bidang pendidikan untuk penuhi hak Warga Binaan memperoleh layanan pendidikan selama jalani masa pidana.

Pembelajaran diikuti Warga Binaan peserta Program Paket A, Paket B, dan Paket C sesuai jenjang pendidikan masing-masing. Pada pertemuan kali ini, peserta Paket A ikuti mata pelajaran Seni Budaya, Paket B mempelajari Sejarah, sedangkan Paket C ikuti mata pelajaran Kewirausahaan. Dengan pendampingan tutor dari PKBM Azzahra, proses belajar berlangsung tertib dan penuh antusias.

Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja, Gilang Wisnuwardhana, mengatakan Lapas Banjarmasin terus memberikan akses pendidikan kepada Warga Binaan yang memenuhi persyaratan.

"Program Pendidikan Kesetaraan menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak Warga Binaan di bidang pendidikan. Kami berharap mereka dapat mengikuti proses pembelajaran dengan baik hingga menyelesaikan pendidikannya sebagai bekal saat kembali ke masyarakat," ujar Gilang Wisnuwardhana.

Perwakilan PKBM Azzahra, Rahmi Utari, mengapresiasi semangat dan antusiasme Warga Binaan selama mengikuti pembelajaran.

"Kami melihat Warga Binaan memiliki semangat belajar yang sangat baik. Mereka aktif mengikuti pembelajaran dan menunjukkan antusiasme yang tinggi di setiap pertemuan. Kami berharap semangat ini terus terjaga hingga mereka berhasil menyelesaikan Program Pendidikan Kesetaraan," ujar Rahmi Utari.

Salah seorang peserta Program Paket A, J, mengaku bersyukur. "Saya bersyukur bisa mengikuti Program Paket A di Lapas. Melalui pelajaran Seni Budaya, saya tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga belajar untuk lebih menghargai kreativitas dan budaya. Saya ingin menyelesaikan pendidikan ini sebagai langkah memperbaiki masa depan saya," ungkap J.

Sementara itu, peserta Program Paket C, U, mengaku materi kewirausahaan memberikan pengetahuan yang dapat dimanfaatkan setelah bebas.

"Saya senang bisa mengikuti pembelajaran Paket C, terutama mata pelajaran Kewirausahaan yang memberikan banyak ilmu untuk bekal setelah bebas nanti. Saya berharap ilmu yang didapat bisa menjadi motivasi untuk membuka usaha sendiri dan menjalani kehidupan yang lebih baik," ujar U.

Kepala Lapas Banjarmasin, Akhmad Herriansyah, menegaskan pendidikan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan Warga Binaan.

"Kami terus mendukung pelaksanaan Program Pendidikan Kesetaraan sebagai bagian dari pembinaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. Pendidikan menjadi bekal penting agar mereka memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk kembali berperan positif di tengah masyarakat," ujar Akhmad Herriansyah. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Banjarmasin

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0