Penuhi Syarat Asimilasi, Sejumlah Narapidana Dirumahkan

Penuhi Syarat Asimilasi, Sejumlah Narapidana Dirumahkan

Sampit, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sampit melakukan serah terima kepada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas IIB Sampit sebagai Bapas pembimbing dan pengawas narapidana yang akan menjalani program Asimilasi di rumah, Senin (9/8). Mereka telah memenuhi persyaratan sebagaimana Peraturan Menteri Hukum (Permenkumham) RI Nomor 24 Tahun 2021 sehingga berhak mendapatkan program Asimiliasi di rumah.

“Dari bulan Juli 2021 hingga sekarang jumlah narapidana Lapas Sampit yang mendapatkan program Asimilasi di rumah sebanyak 57 orang,” terang Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Suhaimi.

Kepada ketujuh narapidana, Kepala Lapas (Kalapas) Sampit, Agung Supriyanto meminta agar setelah sampai rumah mereka harus segera melapor kepada perangkat desa/kelurahan akan status mereka sebagai narapidana Asimilasi di rumah, selalu mematuhi ketentuan/kewajiban yang harus dilakukan, dan tidak melakukan pelanggaran hukum kembali karena terdapat konsekuensi berupa pencabutan Surat Keputusan (SK) Asimilasi apabila kembali melanggar hukum.

"Selamat atas program Asimilasi di rumah yang kalian dapatkan. Ingat, kalian belum selesai menjalani pidana. Tetap patuhi protokol kesehatan dan patuhi ketentuan selama menjalani program Asimilasi di rumah, termasuk wajib lapor kepada Bapas Sampit,” pesan Agung.

Ketujuh narapidana yang mendapat program Asimilasi di rumah berjanji akan selalu mematuhi segala kewajiban dan tidak melanggar ketentuan yang berlaku. "Kami mengucapkan terima kasih telah diberikan program Asimilasi di rumah. Terima kasih juga kepada Lapas Sampit karena dalam pengurusan program ini cepat, mudah, dan tidak dipungut biaya apapun,” ucap perwakilan narapidana.

Dari Saumlaki, satu WBP berinisial WL dipulangkan dari Lapas Kelas III Saumlaki untuk menjalani Asimilasi di rumah, Senin (9/8). Sebelumnya, ia divonis Hakim Pengadilan Negeri Saumlaki selama 1 tahun 5 bulan kurungan penjara dalan kasus keekrasan terhadap anak.

"WL telah memenuhi syarat administrasi dan subtantif, seperti berkelakuan baik, tidak termasuk Register F, dan aktif melaksanakan program pembinaan selama di Lapas," terang Melkianus Jempormasse selaku Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Saumlaki.

 

Pemberian Asimilasi di rumah ini merupakan ke-8 kalinya yang dilakukan Lapas Saumlaki sejak dikeluarkannya Permenkumham RI Nomor 24 Tahun 2021 dalam upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran COVID-19) di lingkungan Pemasyarakatan serta mengatasi overcrowded hunian. "Sampai saat ini sudah 21 orang yang kami pulangkan," ujar Melki.

 

Sebelum memberikan SK Asimilasi di rumah, Kalapas Saumlaki, David Lekatompessy, berpesan agar WL dapat menjalani program dengan baik dan mematuhi protokol kesehatan. “Tolong jangan kembali melakukan kesalahan, tetap di rumah saja, dan patuhi protokol kesehatan," pesan nya.

 

Seusai menerima SK, WL mengungkapkan rasa terima kasih ke pihak Lapas yang telah melaksanakan program pembinaan dengan baik terhadap dirinya. "Terima kasih bapak/ibu yang sudah membina dan membantu saya selama di Lapas. Mohon doanya juga agar saya bisa jadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat di luar sana,” ungkap WL. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Sampit, Lapas Saumlaki

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0