Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Insan Pengayoman Silaturahmi & Tauladani Sifat Mulia Rasulullah

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Insan Pengayoman Silaturahmi & Tauladani Sifat Mulia Rasulullah
Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, Insan Pengayoman Silaturahmi & Tauladani Sifat Mulia Rasulullah

Jakarta, INFO_PAS – Menuju akhir pekan, jajaran Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) bersilaturahmi melalui gelaran Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1443 H Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) “Spirit Maulid Nabi Muhammad SAW, Menebar Empati, Memperkuat Silaturahmi, Demi Mewujudkan Insan Pengayoman yang Berakhlak”.

Digelar secara virtual pada Jumat (5/11), kegiatan ini menghadirkan langsung Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Sejumlah Pimpinan Tinggi di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) pun tampak hadir dalam kegiatan ini di kantor Ditjenpas, begitu pula seluruh pegawai Ditjenpas yang mengikuti jalannya acara secara virtual.

Mewakili Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Mualimin Abdi selaku Direktur Jenderal Hak Asasi Manusia (Dirjen HAM), menyampaikan sepatah kata kepada seluruh jajaran Kemenkumham yang mengikuti jalannya kegiatan. “Mari kita mencermati firman Allah SWT, bahwa Rasulullah SAW adalah tauladan bagi umat manusia, yang mana kecakapannya tidak hanya dalam satu bidang,” ujar Dirjen HAM.

Mualimin melanjutkan, Rasulullah SAW merupakan tauladan dalam banyak hal dalam kehidupan, kekeluargaan/rumah tangga, sebagai seorang pendakwah, guru, pedagang/pebisnis andal, politisi, bahkan di masa perjuangan dakwahnya Nabi Muhammad SAW sering tampil menjadi panglima perang. “Tentunya jika diurai satu per satu sangat banyak. Tauladani Rasulullah SAW dalam beraktivitas di dunia ini melalui empat sikap terpunjinya, yakni sifar siddiq (jujur), amanah (senantiasa bertanggung jawab), tabliq (menyiarkan), dan fathonah (cerdas),” imbuhnya.

Pihaknya menekankan, sikap dan sifat tersebut dapat ditauladani dalam kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat. Bahkan, pihaknya ingin Insan Pengayoman untuk dapat mengimplementasikannya dalam kinerja sehari-hari untuk menjadi pegawai yang berakhlak mulia.

Kegiatan dilanjutkan dengan ceramah oleh Prof. Dr. KH Nasaruddin Umar. Imam Besar Masjid Istiqlal ini berkisah tentang Nabi Muhammad SAW semasa hidupnya.

“Tidak ada orang yang mampu menandingi Muhammad SAW sebagai the best manager dan the best leader dalam satu waktu bersamaan. Nabi memiliki keduanya, dia mampu menampilkan dirinya sebagai leader, namun secara mikro ia mampu menyelesaikan perosalan manajerial,” urai Nasaruddin.

Tak sekadar sebagai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, momen ini juga diharapkan dapat dimaknai seluruh jajaran di Kemenkumham untuk dapat semakin memperkuat tali silaturahmi tanpa memandang apapun perbedaan yang ada. (prv)

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0