Perkuat Kesiapsiagaan, Lapas Narkotika Karang Intan Bangun Sinergi dengan Damkar dan BPBD Kab. Banjar
Banjar, INFO_PAS – Komitmen dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang aman dan tanggap bencana terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Hal ini dilakukan melalui silaturahmi dan penguatan sinergi bersama Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Rabu (8/4).
Kegiatan ini menjadi langkah nyata dalam membangun kolaborasi lintas instansi guna mengantisipasi potensi kebakaran maupun bencana lainnya di lingkungan Lapas. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak melakukan diskusi mendalam terkait mekanisme bantuan saat kondisi darurat, mulai dari prosedur pemanggilan, estimasi waktu respon, hingga kesiapan armada dan personel dari Damkar dan BPBD.
Selain itu, pembahasan juga mencakup rencana perpanjangan Perjanjian Kerja Sama sebagai komitmen keberlanjutan sinergi, serta agenda pelatihan penanggulangan kebakaran dan kesiapsiagaan bencana bagi petugas Lapas. Pelatihan ini diharapkan meningkatkan kapasitas dan kecepatan respons petugas dalam menghadapi situasi kritis.
Mewakili Lapas Narkotika Karang Intan, Kepala Subseksi Pelaporan dan Tata Tertib, Muhyiddin, menegaskan pentingnya peningkatan kemampuan internal petugas sebagai garda terdepan. “Melalui rencana pelatihan bersama, kami ingin memastikan petugas memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar dalam penanganan kebakaran maupun bencana. Respons awal yang cepat dari petugas sangat menentukan sebelum bantuan eksternal tiba di lokasi,” jelasnya.
Dari pihak BPBD Kabupaten Banjar, Pelaksana Bagian Umum, Rifki, menyampaikan dukungannya terhadap penguatan sinergi ini. “Koordinasi yang baik akan sangat membantu dalam mempercepat penanganan ketika terjadi bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peningkatan Kapasitas Aparatur dan Kerja Sama dari Dinas Damkardan Penyelamatan Kabupaten Banjar, Sofyan, menegaskan pentingnya kesiapan personel melalui pelatihan yang berkelanjutan. “Kami siap mendukung peningkatan kapasitas petugas melalui pelatihan dan simulasi. Dengan pemahaman yang baik terhadap prosedur penanganan kebakaran, diharapkan setiap personel bertindak cepat dan tepat dalam situasi darurat,” ungkapnya.
Dari hasil pertemuan tersebut, seluruh pihak sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dan komunikasi, termasuk dalam menyusun sistem respons terpadu yang lebih efektif. Sinergi ini diharapkan meminimalisir risiko dan dampak yang ditimbulkan apabila terjadi kejadian darurat.
Langkah proaktif yang dilakukan Lapas Narkotika Karang Intan ini tidak hanya memberikan rasa aman bagi lingkungan internal, tetapi juga menjadi contoh nyata kolaborasi antarinstansi dalam mendukung sistem penanggulangan bencana yang lebih sigap dan responsif di wilayah Kabupaten Banjar.
Kontributor: LPN Karang Intan
What's Your Reaction?


