Warga Binaan Lapas Perempuan Palu Panen 50 Kilogram Jagung
Sigi, INFO_PAS – Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Palu panen 50 kilogram jagung pulut melalui program pembinaan kemandirian di bidang pertanian dan ketahanan pangan, Jumat (31/7).
Panen dilakukan di lahan seluas sekitar 1.200 m2 yang berada di luar tembok Lapas. Lahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan kini menjadi area produktif melalui keterlibatan Warga Binaan dalam program pembinaan pertanian.
Kegiatan panen dihadiri Kepala Lapas Perempuan Palu, Yoesiana, didampingi Kepala Subseksi Pembinaan, Ria Patricia, beserta jajaran. Empat Warga Binaan yang mengikuti program pembinaan pertanian turut terlibat langsung dalam proses panen.
Yoesiana mengatakan hasil panen tersebut menunjukkan pembinaan kemandirian mampu memberikan manfaat nyata bagi Warga Binaan.
"Keberhasilan panen ini menjadi bukti bahwa program pembinaan kemandirian yang dilaksanakan mampu memberikan hasil nyata. Warga Binaan tidak hanya mendapatkan keterampilan baru, tetapi juga mampu menghasilkan produk pertanian yang mendukung ketahanan pangan," ujar Yoesiana.
Ia menambahkan, pemanfaatan lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi bagian dari upaya Lapas menghadirkan pembinaan yang berkelanjutan.
"Kegiatan pertanian ini diharapkan dapat menjadi bekal keterampilan bagi Warga Binaan ketika kembali ke masyarakat. Mereka dapat memiliki kemampuan untuk berkarya secara mandiri dan produktif," tambahnya.
Kepala Subseksi Pembinaan menjelaskan panen kali ini hasilkan sekitar 250 tongkol jagung pulut atau setara dengan 50 kilogram.
"Jagung yang dipanen merupakan jenis jagung ketan atau jagung pulut yang ditanam dan dirawat langsung oleh Warga Binaan. Dari proses pembinaan pertanian ini, hari ini berhasil dipanen sekitar 250 tongkol dengan berat kurang lebih 50 kilogram," jelas Ria Patricia.
Salah seorang Warga Binaan, IS, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti pembinaan pertanian.
"Sekarang kami sudah cukup mahir dalam kegiatan pertanian ini. Ini sudah kedua kalinya kami berhasil memanen jagung dari lahan yang dimanfaatkan untuk mendukung ketahanan pangan," ujar IS. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Perempuan Palu
What's Your Reaction?


