Perkuat Ketahanan Pangan, Bapas Tanjungpandan Kembangkan Sawi Pakcoy di Rumah Hidroponik

Perkuat Ketahanan Pangan, Bapas Tanjungpandan Kembangkan Sawi Pakcoy di Rumah Hidroponik

Belitung, INFO_PAS - Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Tanjungpandan terus tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui optimalisasi kebun dan rumah hidroponik. Setelah sukses melakukan penanaman kangkung di kebun terbuka dan sawi manis di instalasi hidroponik, kini Bapas Tanjungpandan memfokuskan pengembangan pada budidaya sawi jenis pakcoy (Brassica rapa subsp. chinensis) yang dikenal memiliki nilai gizi tinggi dan masa panen relatif singkat.

Peserta magang turut membagikan pengetahuan teknis mengenai cara menjaga stabilitas nutrisi, intensitas cahaya, serta sirkulasi air agar tanaman mampu tumbuh optimal dan menghasilkan panen maksimal. Interaksi aktif antara Klien dan peserta magang tidak hanya memperkaya wawasan, tetapi juga membangun semangat kebersamaan serta kemandirian.

Kepala Subseksi Bimbingan Klien Dewasa, M. Yeyen Purbasari, menyampaikan program ini dirancang tidak hanya sebagai kegiatan bercocok tanam, tetapi juga sebagai sarana pembinaan keterampilan yang berkelanjutan. “Program ketahanan pangan ini kami arahkan sebagai media pembelajaran nyata bagi Klien Pemasyarakatan. Melalui pendampingan yang terstruktur, Klien tidak hanya memahami teknik budidaya hidroponik, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama tim. Kami memastikan peserta magang dapat berinteraksi aktif dan berbagi ilmu secara langsung agar transfer pengetahuan berjalan efektif dan berkesinambungan,” ujarnya, Jumat (13/2).

Sebagai mentor magang, Yeyen secara aktif melakukan langkah-langkah pembinaan, antara lain memberikan arahan teknis awal sebelum praktik lapangan, membagi peran kerja antara Klien dan peserta magang, memonitor proses perawatan secara berkala, serta melakukan evaluasi bersama untuk mengetahui perkembangan tanaman dan kendala yang dihadapi. Pendekatan partisipatif tersebut mendorong terciptanya suasana belajar yang terbuka dan komunikatif.

Sementara itu, Kepala Bapas Tanjungpandan, Muhamad Irfani, menegaskan kegiatan ini merupakan dukungan terhadap program ketahanan pangan, sejalan dengan kebijakan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mendorong kemandirian dan pemberdayaan. “Ketahanan pangan bukan hanya tentang hasil panen, tetapi tentang membangun karakter dan kemandirian. Melalui program ini, kami ingin Klien memiliki keterampilan produktif yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat. Kami berkomitmen menjaga keberlanjutan program ini dengan penguatan kolaborasi, pendampingan yang konsisten, dan pengembangan komoditas yang bernilai ekonomis,” tegasnya.

Dengan semangat kolaborasi dan pembinaan yang berkelanjutan, Bapas Tanjungpandan optimistis program ketahanan pangan melalui budidaya pakcoy hidroponik terus berkembang, memberikan manfaat nyata bagi Klien Pemasyarakatan dan mendukung ketahanan pangan secara berkelanjutan di lingkungan sekitar. (IR)

 

 

Kontributor: Bapas Tanjungpandan

What's Your Reaction?

like
2
dislike
0
love
2
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0