Perkuat Literasi Bahasa Asing, Lapas Kalabahi Lanjutkan Program Belajar Bahasa Inggris
Kalabahi, INFO_PAS - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Kalabahi kembali gelar Program Belajar Bahasa Inggris bagi Warga Binaan sebagai bagian dari penguatan pembinaan kepribadian, Jumat (30/1). Kegiatan ini memasuki sesi kedua dengan fokus pada pengenalan materi dasar, seperti kosakata umum, salam sehari-hari, serta percakapan sederhana yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di bawah arahan Kepala Pengamanan Lapas, Roby Eduard Therik. Ia menegaskan program ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang bertujuan membekali warga binaan dengan keterampilan tambahan. “Kemampuan Bahasa Inggris dasar sangat penting, terutama untuk membuka pola pikir dan menambah kepercayaan diri warga binaan. Kami mendukung penuh kegiatan positif seperti ini,” ujar Roby.
Program pembelajaran dilaksanakan oleh peserta magang, Oksal Saulus Nggadas dan Zizilia Monalisa Djami Riwu, yang terlibat langsung dalam proses belajar mengajar di lingkungan Lapas Kalabahi. Melalui metode interaktif dan komunikatif, suasana pembelajaran dirancang agar lebih menyenangkan sehingga Warga Binaan dapat lebih mudah memahami materi.
Salah satu peserta magang, Oksal Saulus Nggadas, menyampaikan bahwa antusiasme warga binaan menjadi motivasi tersendiri bagi tim pengajar. “Di sesi kedua ini, kami melihat partisipasi warga binaan semakin aktif. Mereka berani mencoba berbicara meski masih terbata-bata,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Lapas Kalabahi, M. Arfandy, mengapresiasi konsistensi pelaksanaan program pembelajaran tersebut. Menurutnya, penguasaan dasar bahasa Inggris menjadi bekal penting bagi Warga Binaan untuk meningkatkan kepercayaan diri sekaligus kesiapan menghadapi kehidupan setelah menjalani masa pidana.
“Program ini tidak hanya menambah pengetahuan, tetapi juga membuka wawasan serta membekali Warga Binaan dengan keterampilan dasar yang bermanfaat di masa depan,” ujar Arfandy.
Sementara itu, salah satu Warga Binaan, IJ, mengaku antusias mengikuti sesi kedua pembelajaran. Ia menilai materi dasar yang diberikan mudah dipahami dan membantu dirinya mengenal bahasa Inggris sejak tahap awal.
“Kami jadi lebih percaya diri untuk belajar dan mencoba berbicara. Kegiatan ini sangat positif dan memberi semangat baru,” ungkapnya.
Melalui program belajar bahasa Inggris ini, Lapas Kalabahi hadirkan pembinaan yang edukatif, humanis, dan berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kalabahi
What's Your Reaction?


