Perkuat Pembinaan Spiritual, Lapas Perempuan Manokwari Fasilitasi Rekoleksi Warga Binaan Kristen

Perkuat Pembinaan Spiritual, Lapas Perempuan Manokwari Fasilitasi Rekoleksi Warga Binaan Kristen

Manokwari, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas III Manokwari fasilitasi pelaksanaan rekoleksi bagi Warga Binaan beragama Kristen yang diselenggarakan bekerja sama dengan Klasis GKI Manokwari Lingkungan VI Pantai Utara, Rabu (25/3).

Kegiatan diawali dengan ibadah yang dipimpin oleh Pendeta Sophia Reimas, S.Th, dengan firman Tuhan dari Injil Markus 14:32–42. Dalam khotbahnya, disampaikan keteladanan Yesus dalam menghadapi pergumulan dengan ketaatan dan penyerahan diri kepada kehendak Tuhan.

Selanjutnya, rekoleksi diisi dengan penyampaian materi oleh Pdt. Dr. Etha Ayatanoi, M.Si Teol mengenai pengenalan diri. Ia menekankan pentingnya setiap individu menyadari nilai dirinya, membuka ruang pemulihan, serta membangun komitmen untuk berubah melalui proses transformasi ke arah yang lebih baik.

Kepala Lapas Perempuan Manokwari, Lince Bela, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan kepribadian yang terus dioptimalkan oleh Lapas.

“Rekoleksi ini kami fasilitasi sebagai ruang refleksi bagi Warga Binaan untuk lebih mengenal diri, memperkuat iman, dan menumbuhkan komitmen untuk berubah ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembinaan spiritual menjadi salah satu pendekatan penting dalam mendukung proses pemulihan dan pembentukan karakter Warga Binaan selama menjalani masa pidana.

Sementara itu, Pdt. Etha Ayatanoi menyampaikan bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk mengalami perubahan.

“Setiap orang berharga di mata Tuhan. Tidak ada kata terlambat untuk dipulihkan, selama ada kemauan untuk berubah dan berproses menjadi pribadi yang lebih baik,” ungkapnya.

Salah satu Warga Binaan, I, mengaku mendapatkan penguatan melalui kegiatan tersebut.

“Saya merasa dikuatkan dan diingatkan bahwa saya masih berharga dan bisa berubah menjadi lebih baik. Kegiatan ini sangat berarti bagi saya,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat, serta menjadi sarana pembinaan spiritual yang memberikan penguatan moral dan motivasi bagi Warga Binaan dalam menjalani proses pembinaan. (afn)

 

Kontributor: Humas Lapas Perempuan Manokwari

 

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0