Perkuat Reintegrasi Sosial, Lapas Tual Fokus Pembinaan Mental Spiritual Warga Binaan
Langgur, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tual terus berkomitmen meningkatkan kualitas pembinaan bagi Warga Binaan. Salah satu fokus utama yang diperkuat adalah pembinaan mental spiritual melalui ibadah rutin bagi Warga Binaan Kristen Protestan.
Kepala Lapas Tual, Nurchalis Nur, menegaskan perubahan perilaku dimulai dari hati dan pikiran. "Kami percaya pembinaan terbaik adalah yang menyentuh sisi spiritual. Dengan memperkuat iman, mereka akan memiliki pondasi moral yang kuat saat nanti kembali ke tengah masyarakat," ujarnya, Selasa (17/3).
Senada, Kepala Seksi Pembinaan Narapidana/Anak Didik, Keneth Huwae, menjelaskan program ini merupakan bagian integral dari strategi reintegrasi sosial. Warga Binaan tidak hanya dibekali keterampilan fisik, tetapi juga ketahanan mental.
"Kami menjadwalkan pembinaan ini secara rutin agar proses pemulihan karakter berjalan konsisten dan terukur sebagai bekal mereka bebas nanti," jelas Keneth.
Kegiatan ibadah yang berlangsung di gereja dalam lingkungan Lapas ini dipimpin oleh Pendeta N. Tehusiarane dari Gereja Anugerah. Dalam khutbahnya, pendeta mengajak Warga Binaan untuk menjadikan masa Paskah sebagai momen refleksi dan pembaruan hidup.
"Setiap orang berhak atas kesempatan kedua. Di sini, kami hadir untuk menguatkan mereka agar tidak merasa sendiri dan percaya tuhan punya rencana pemulihan bagi siapa saja yang mau berbalik kepada-Nya," ungkap Pendeta Tehusiarane.
Melalui sinergi antara petugas Lapas dan tokoh agama, diharapkan Warga Binaan Kristen Protestan di Lapas Tual menjalani masa pidana dengan positif serta siap menjadi pribadi yang lebih baik dan berguna bagi keluarga maupun masyarakat. (IR)
Kontributor: Lapas Tual
What's Your Reaction?


