Rutan Majene Panen 2.130 Kelapa di Lahan SAE, Wujud Nyata Dukung Ketahanan Pangan
Majene, INFO_PAS – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene kembali tunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE). Kali ini, Rutan Majene berhasil memanen 2.130 butir kelapa yang ditanam dan dirawat di lahan SAE di lingkungan Mangge, Kelurahan Baru, Kecamatan Banggae, Kabupaten Majene, Rabu (8/7).
Keberhasilan panen tersebut merupakan hasil dari program pembinaan kemandirian yang melibatkan Warga Binaan bersama petugas. Selain menjadi media pembelajaran keterampilan di bidang pertanian dan perkebunan, hasil panen juga menjadi bukti optimalisasi lahan produktif yang dimiliki Rutan Majene.
Kepala Rutan Majene, Christy Jozef Thenu, menyampaikan panen kelapa ini merupakan upaya berkelanjutan dalam mendukung Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya di bidang ketahanan pangan. lahan SAE tidak hanya dimanfaatkan sebagai sarana pembinaan, tetapi juga sebagai wadah untuk meningkatkan produktivitas Warga Binaan melalui kegiatan yang bermanfaat.
"Panen sebanyak 2.130 butir kelapa ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran petugas bersama Warga Binaan yang selama ini secara rutin melakukan perawatan tanaman. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan memberikan manfaat, baik sebagai sarana pembinaan maupun dalam mendukung program ketahanan pangan," harap Christy.
Pembina Kemandirian, Munardi, menjelaskan hasil panen kelapa tersebut selanjutnya akan dimanfaatkan sesuai kebutuhan, baik untuk mendukung operasional pembinaan maupun sebagai hasil produksi yang memiliki nilai ekonomi. Ke depan, Rutan Majene akan terus mengembangkan potensi Lahan SAE melalui budidaya berbagai komoditas pertanian dan perkebunan produktif.
"Pembinaan kemandirian melalui sektor pertanian dan perkebunan tidak hanya menghasilkan produk bernilai ekonomi, tetapi juga membekali Warga Binaan dengan keterampilan dan pengalaman kerja yang dapat menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat. Kami akan terus mengoptimalkan potensi lahan SAE agar makin produktif dan memberikan manfaat yang lebih luas," jelas Munardi.
Salah satu Warga Binaan, Rustam, bersyukur mengikuti program pembinaan di Lahan SAE. Menurutnya, kegiatan berkebun memberikan pengalaman baru sekaligus menumbuhkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
"Kami merasa senang karena diberi kesempatan untuk belajar dan terlibat langsung dalam merawat tanaman hingga masa panen. Kegiatan ini mengajarkan kami tentang kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama. Ilmu yang kami peroleh di sini menjadi bekal berharga yang dapat kami manfaatkan setelah bebas nanti," ungkap Rustam.
Sebelumnya, Rutan Majene juga telah mengembangkan berbagai komoditas pertanian di lahan SAE sebagai dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional. Keberhasilan panen kelapa sebanyak 2.130 butir ini makin memperkuat komitmen Rutan Majene dalam mewujudkan pembinaan produktif, humanis, dan berdampak positif bagi warga binaan serta masyarakat.
Melalui pemanfaatan Lahan SAE secara optimal, Rutan Majene terus berupaya menghadirkan program pembinaan yang memberikan manfaat nyata, baik dalam meningkatkan keterampilan Warga Binaan maupun mendukung ketahanan pangan. Ke depan, Rutan Majene berkomitmen untuk terus mengembangkan sektor pertanian dan perkebunan sebagai pembinaan berkelanjutan dan produktif. (IR)
Kontibutor: Rutan Majene
What's Your Reaction?


