Perluas Wawasan, Warga Binaan Rutan Rantau Manfaatkan Perpustakaan
Rantau, INFO_PAS – Suasana tenang dan penuh semangat belajar tampak di Perpustakaan Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Rantau, Rabu (8/7). Sejumlah Warga Binaan manfaatkan waktu pembinaan dengan membaca berbagai koleksi buku sebagai sarana menambah pengetahuan, memperluas wawasan, serta membangun budaya literasi selama menjalani masa pidana.
Kegiatan membaca di perpustakaan menjadi salah satu bentuk pembinaan kepribadian yang rutin difasilitasi Rutan Rantau. Beragam koleksi tersedia, mulai dari buku keagamaan, pengetahuan umum, motivasi, keterampilan, hingga bacaan inspiratif yang diharapkan dapat menjadi bekal bagi Warga Binaan saat kembali ke tengah masyarakat.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menegaskan budaya membaca merupakan bagian penting dalam proses pembinaan. "Perpustakaan bukan sekadar tempat membaca buku, tetapi menjadi ruang pembelajaran yang dapat membuka cara berpikir, menambah wawasan, dan membangun karakter yang lebih baik. Kami ingin Warga Binaan memanfaatkan kesempatan ini untuk terus belajar dan mengembangkan diri sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih produktif setelah bebas nanti," ujar Renaldi.
Kepala Subseksi Pelayanan Tahanan, Darmawan Saputra, mengatakan keberadaan perpustakaan diharapkan mampu menumbuhkan kebiasaan belajar di kalangan Warga Binaan. "Kami terus mendorong Warga Binaan agar memanfaatkan perpustakaan sebagai sarana belajar dan mengembangkan diri. Melalui kebiasaan membaca, mereka tidak hanya memperoleh ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk pola pikir yang lebih positif dan siap menghadapi kehidupan setelah kembali ke masyarakat," jelas Darmawan.
Salah seorang Warga Binaan, MJ, mengaku merasakan manfaat besar dari kegiatan membaca di perpustakaan. "Saya merasa senang karena bisa mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat. Buku-buku di perpustakaan memberikan banyak pelajaran dan motivasi bagi saya untuk terus memperbaiki diri. Semoga ilmu yang saya dapatkan bisa menjadi bekal saat kembali berkumpul dengan keluarga dan menjalani kehidupan yang lebih baik," ungkap MJ.
Kegiatan literasi dorong Warga Binaan untuk mengisi waktu luang dengan aktivitas yang bermanfaat. Selain meningkatkan minat baca, kegiatan ini juga membantu mengembangkan kedisiplinan, rasa ingin tahu, serta kemampuan memahami berbagai pengetahuan yang mendukung proses pembinaan. (afn)
Kontributor: Humas Rutan Rantau
What's Your Reaction?


