Petugas Gabungan Razia Lapas Ambarawa

Ambarawa – Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) yang dicanangkan pemerintah terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Daerah (Polda) Jateng melalui berbagai razia. Kali ini, sasaran razia tim gabungan BNNP dan Polda Jateng tak lain adalah para tahanan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang. Razia narkoba Semarang di Lapas Ambarawa itu dilakukan tim gabungan BNN dan Polda Jateng pada Senin (28/3/2016) malam, tepatnya mulai pukul 21.00-22.00. Sebanyak 60 narapidana (napi) narkoba yang terbagi dalam dua blok menjadi sasaran pemeriksaan itu. Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine. Selain itu, petugas juga menggeledah barang-barang pribadi milik para napi. Dari hasil tes itu, tak ditemukan adanya napi yang mengonsumsi narkoba. Hasil tes urine ke-60 napi itu negatif. Sementara itu, dari pemeriksaan barang-barang pribadi napi itu juga tidak ditemukan narkoba. Hanya saja, petugas menemukan sebua

Petugas Gabungan Razia Lapas Ambarawa
Ambarawa – Operasi Bersinar (Berantas Sindikat Narkoba) yang dicanangkan pemerintah terus digencarkan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Kepolisian Daerah (Polda) Jateng melalui berbagai razia. Kali ini, sasaran razia tim gabungan BNNP dan Polda Jateng tak lain adalah para tahanan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang. Razia narkoba Semarang di Lapas Ambarawa itu dilakukan tim gabungan BNN dan Polda Jateng pada Senin (28/3/2016) malam, tepatnya mulai pukul 21.00-22.00. Sebanyak 60 narapidana (napi) narkoba yang terbagi dalam dua blok menjadi sasaran pemeriksaan itu. Pemeriksaan dilakukan melalui tes urine. Selain itu, petugas juga menggeledah barang-barang pribadi milik para napi. Dari hasil tes itu, tak ditemukan adanya napi yang mengonsumsi narkoba. Hasil tes urine ke-60 napi itu negatif. Sementara itu, dari pemeriksaan barang-barang pribadi napi itu juga tidak ditemukan narkoba. Hanya saja, petugas menemukan sebuah kotak kardus yang digunakan para napi untuk menyimpan handphone (HP). Tempat penyimpanan hp itu pun langsung dihancurkan oleh petugas. Meski demikian, tahanan yang kedapatan memiliki kotak penyimpanan itu tak mengaku jika kotak kardus itu digunakan untuk menyimpan HP. “Tidak apa-apa. Intinya di sini semua napi bersih [dari narkoba]. Hasil tes semuanya negatif. Ini bukti kalau pengawasan di LP Ambarawa berjalan bagus,” ujar Kabag Bin Ops Dit Narkoba Polda Jateng, AKBP Sunarto, kepada wartawan seusai pemeriksaan.   Instruksi Presiden Para tahanan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Ambarawa tengah menjalani pemeriksaan tim gabungan dari BNN dan Polda Jateng, Senin (28/3/2016) malam. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari Operasi Bersinar yang digalakkan pemerintah guna memberantas peredaran narkoba. [caption id="attachment_33176" align="aligncenter" width="370"](Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)          (Imam Yuda Saputra/JIBI/Semarangpos.com)[/caption] Para tahanan narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Ambarawa tengah menjalani pemeriksaan tim gabungan dari BNN dan Polda Jateng, Senin (28/3/2016) malam. Pemeriksaan ini merupakan bagian dari Operasi Bersinar yang digalakkan pemerintah guna memberantas peredaran narkoba. Sunarto menambahkan razia narkoba di LP ini akan terus mereka lakukan karena merupakan tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo dan Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti, guna memutus jaringan narkoba di Indonesia. “Pekan kemarin kami sudah melakukan razia di LP Sragen, sekarang di Ambarawa dan akan terus kami lakukan di LP-LP lain di wilayah Jateng,” imbuh Sunarto. Sementara itu, Kepala LP Ambarawa, Priya Pratama, tidak heran jika para tahanan narkoba di tempatnya bersih. Kondisi ini tak lain karena petugasnya acap melakukan pemeriksaan secara mendadak. “Setiap ada kecurigaan kami langsung melakukan pemeriksaan. Sebulan lalu, ada tiga tahanan yang positif menggunakan narkoba. Sekarang tidak lagi,” tutur Priya. Priya mengaku tahanan narkoba di LP nya saat ini berjumlah sekitar 72 orang. 60 orang merupakan tahanan lama yang sudah ditempatkan di dua blok khusus narkoba. Sementara, sisanya merupakan tahanan baru limpahan dari LP Solo. “Ke-12 tahanan narkoba yang dari Solo itu saat ini baru menjalani masa isolasi dan pengenalan. Jadi tidak kami periksa,” tutur Priya. Sumber : Semarangpos.com

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0