Petugas Lapas Tanjung Turun Langsung Pantau Kondisi dan Kebutuhan Warga Binaan
Tanjung, INFO_PAS – Mendengar kebutuhan Warga Binaan secara langsung menjadi salah satu cara Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjung memastikan pelayanan dan pembinaan berjalan dengan baik. Melalui program Salam Pantau Kesehatan, Keamanan, dan Kebersihan (Sapa Kasih), jajaran petugas menyambangi area hunian untuk memeriksa kondisi lingkungan sekaligus membuka komunikasi dengan Warga Binaan, Senin (19/10).
Dalam pelaksanaannya, petugas memantau kondisi kesehatan, kebersihan kamar, dan keamanan lingkungan hunian. Mereka juga menggali informasi mengenai kebutuhan Warga Binaan yang berkaitan dengan pembinaan. Interaksi secara langsung ini membantu petugas memperoleh gambaran kondisi di lapangan sekaligus mengetahui hal-hal yang memerlukan perhatian lebih lanjut.
Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Ketertiban, Sabar Anju Padang, memimpin Sapa Kasih dengan mengarahkan jajaran agar menjalankan pemantauan secara cermat dan membangun komunikasi yang terbuka. Menurutnya, kehadiran petugas di area hunian menjadi kesempatan untuk memahami kondisi Warga Binaan sekaligus menjaga pelaksanaan layanan tetap optimal.
“Kami ingin mengetahui langsung bagaimana kondisi Warga Binaan, mulai dari kesehatan sampai kebersihan dan keamanan kamar. Dengan turun langsung, petugas bisa melihat apa yang perlu diperhatikan dan menindaklanjuti kebutuhan sesuai kewenangan,” ujar Sabar.
Dari sisi pengamanan dan pengawasan blok hunian, staf Kesatuan Pengamanan Lapas, Boni, menilai komunikasi langsung membantu petugas mengenali kondisi lingkungan secara lebih menyeluruh. Selain memastikan kebersihan dan ketertiban, petugas juga dapat menerima informasi dari Warga Binaan yang berpotensi memerlukan penanganan atau koordinasi lebih lanjut.
“Kalau komunikasi berjalan baik, Warga Binaan lebih mudah menyampaikan apa yang mereka butuhkan atau hal-hal yang mereka temui di kamar. Informasi itu membantu kami menentukan langkah yang tepat agar lingkungan hunian tetap aman, tertib, dan nyaman,” kata Boni.
Salah satu Warga Binaan, Masyqub, menyampaikan kesempatan berkomunikasi secara langsung dengan petugas membuat dirinya dapat menyampaikan kebutuhan maupun kondisi yang perlu diperhatikan. Ia berharap interaksi seperti ini terus berlangsung agar komunikasi antara Warga Binaan dan petugas tetap terjaga.
“Kami bisa menyampaikan langsung kalau ada hal yang perlu diperhatikan. Semoga komunikasi seperti ini terus berjalan sehingga kebutuhan kami bisa diketahui dan ditangani dengan baik,” ungkap Masyqub.
Program ini diharapkan memperkuat deteksi dini terhadap persoalan di area hunian sekaligus mendukung terciptanya lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan kondusif. Melalui Sapa Kasih, Tanjung terus dorong pemantauan yang responsif, komunikasi yang terbuka, serta pelayanan dan pembinaan yang memperhatikan kondisi nyata Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Tanjung
What's Your Reaction?


