Awali Pekan dengan Ibadah Buka Usbu, Lapas Ambon Bina Kerohanian Warga Binaan Kristen
Ambon, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Ambon gelar Ibadah Buka Usbu bagi Warga Binaan beragama Kristen di Gereja Solagracia Lapas Ambon, Senin (19/10). Ibadah ini bagian dari pembinaan kepribadian untuk kuatkan iman dan spiritualitas Warga Binaan.
Ibadah berlangsung khidmat dan dipimpin Pdt. Amstrong Tolo dari Gereja Bethel Indonesia (GBI) Rock Ambon. Firman Tuhan yang disampaikan bersumber dari Efesus 2:10, yang mengingatkan bahwa manusia adalah ciptaan Allah dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik yang telah dipersiapkan-Nya.
Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik Lapas Ambon, Meky Patty, menjelaskan bahwa Ibadah Buka Usbu merupakan agenda rutin setiap awal pekan untuk menguatkan mental dan spiritual Warga Binaan. Pembinaan kerohanian yang berkelanjutan diharapkan turut mendorong perubahan pola pikir dan perilaku selama menjalani masa pidana.
"Pelaksanaan Ibadah Buka Usbu ini dirancang sebagai wadah pembinaan mental spiritual rutin agar para Warga Binaan mengawali setiap minggunya dengan motivasi iman yang kuat. Sinergi bersama pelayan firman sangat penting untuk memastikan proses reintegrasi sosial mereka ditopang oleh nilai-nilai moral yang kokoh," jelas Meky di sela-sela kegiatan.
Dalam khotbahnya, Pdt. Amstrong Tolo ajak Warga Binaan menyadari harkat dan martabat mereka sebagai ciptaan Allah. Ia menekankan bahwa masa menjalani pidana dapat menjadi kesempatan untuk memulihkan diri dan mempersiapkan diri melakukan hal-hal baik.
"Firman Tuhan dalam Efesus 2:10 mengingatkan kita semua bahwa kita adalah buatan Allah yang diciptakan untuk tujuan-tujuan yang mulia dan melakukan pekerjaan baik. Masa pembinaan ini harus dimaknai sebagai kesempatan emas untuk dipulihkan, meninggalkan kesalahan masa lalu, dan bersiap menjadi pribadi yang berdampak positif bagi sesama," tutur Pdt. Amstrong.
Salah seorang Warga Binaan, DI, mengaku mendapat semangat baru setelah mengikuti ibadah tersebut. Pesan firman Tuhan yang disampaikan menjadi pengingat bahwa ia masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menjalani kehidupan yang lebih baik.
"Saya sangat tersentuh dan dikuatkan melalui pesan firman Tuhan hari ini. Ayat ini mengingatkan saya bahwa hidup saya masih berharga dan Tuhan masih memiliki rencana baik agar saya bisa berubah serta berbuat kebaikan di masa depan. Terima kasih kepada pihak Lapas yang selalu memfasilitasi kebutuhan ibadah kami," ungkap DI penuh haru.
Kepala Lapas Ambon, S. Hendra Budiman, menyampaikan apresiasi kepada GBI Rock Ambon atas dukungannya dalam pembinaan kerohanian Warga Binaan. Menurutnya, pemenuhan hak beribadah dan pembinaan spiritual bagian penting dari pembinaan yang humanis dan berorientasi pada pemulihan.
"Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GBI Rock Ambon atas sinergi dalam memberikan bimbingan spiritual ini. Ibadah Buka Usbu bukan sekadar agenda awal pekan, melainkan komitmen kami untuk memastikan setiap Warga Binaan mendapatkan bekal moral dan keimanan yang matang agar siap kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum dan berakhlak mulia," tegas Hendra.
Melalui ibadah rutin ini, Lapas Ambon berharap Warga Binaan dapat menjadikan nilai-nilai spiritual sebagai bekal untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Ambon
What's Your Reaction?


