PILPRES, SETIAP LAPAS DI CILACAP DISIAPKAN TPS

Cilacap, Antara jateng - KPU Kabupaten Cilacap, jateng, menyatakan akan menempatkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap lapas kecuali lapas Terbuka. Anggota KPU Kabupaten Cilacap Akhmad Kholil, di Cilacap, Senin, mengatakan sekitar 2.400 napi yang tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di daerah ini masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014. "Napi-napi itu menghuni Lapas Cilacap dan enam lapas di Pulau Nusakambangan, yakni Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Narkotika, Lapas Kembangkuning, Lapas Permisan, dan Lapas Pasir Putih," katanya. Dia mengatakan bahwa jumlah tersebut belum termasuk napi yang menghuni Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan. Menurut dia, hal itu disebabkan saat KPU melakukan pemutakhiran data pemilih, Lapas Terbuka sedang dalam kondisi kosong tanpa penghuni. "Nantinya kalau Lapas Terbuka sudah ada penghuninya, napi-napinya bisa dimasukkan dalam daftar pemilih khusus maupun tambahan
PILPRES, SETIAP LAPAS DI CILACAP DISIAPKAN TPS

Cilacap, Antara jateng - KPU Kabupaten Cilacap, jateng, menyatakan akan menempatkan satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di setiap lapas kecuali lapas Terbuka. Anggota KPU Kabupaten Cilacap Akhmad Kholil, di Cilacap, Senin, mengatakan sekitar 2.400 napi yang tersebar di sejumlah lembaga pemasyarakatan (lapas) di daerah ini masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden 2014. "Napi-napi itu menghuni Lapas Cilacap dan enam lapas di Pulau Nusakambangan, yakni Lapas Batu, Lapas Besi, Lapas Narkotika, Lapas Kembangkuning, Lapas Permisan, dan Lapas Pasir Putih," katanya. Dia mengatakan bahwa jumlah tersebut belum termasuk napi yang menghuni Lapas Terbuka, Pulau Nusakambangan. Menurut dia, hal itu disebabkan saat KPU melakukan pemutakhiran data pemilih, Lapas Terbuka sedang dalam kondisi kosong tanpa penghuni. "Nantinya kalau Lapas Terbuka sudah ada penghuninya, napi-napinya bisa dimasukkan dalam daftar pemilih khusus maupun tambahan pada lapas lainnya yang ada di Nusakambangan," katanya. Meskipun demikian, Kholil mengatakan bahwa jumlah pemilih di tujuh lapas tersebut tidak menutup kemungkinan berubah karena mobilisasi napi sangat cepat. "Kadang ada napi yang bebas, ada napi baru, maupun yang dipindah dari luar Nusakambangan," jelasnya.   Sumber: http://www.antarajateng.com/

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0