Primkopasindo Lapas Cipinang Bekali Klien Skill Barista dan Wirausaha Digital
Jakarta, INFO_PAS – Primer Koperasi Pemasyarakatan Indonesia (Primkopasindo) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Cipinang bekali puluhan Klien Pemasyarakatan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Jakarta Pusat dengan keterampilan barista, kewirausahaan, dan pemasaran digital melalui Program BERDAYA. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari, Selasa (1/9) hingga Rabu (2/9) di Nescafé Coffee Shop yang berada di area kantin dan ruang tunggu pengunjung Lapas Cipinang.
Pelatihan tidak berhenti di ruang belajar. Setelah mengikuti pembekalan, peserta memperoleh kesempatan magang selama dua hari di Nescafé Coffee Shop dengan skema dua peserta secara bergantian hingga seluruh Klien Pemasyarakatan mendapat pengalaman melayani konsumen dan menjalankan aktivitas usaha secara langsung.
Ketua Primkopasindo Lapas Cipinang, Waris, mengatakan pola tersebut dirancang agar peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga merasakan langsung ritme kerja dan pelayanan kepada konsumen.
“Kami ingin keterampilan yang diperoleh benar-benar bisa dipraktikkan. Karena itu, setelah pelatihan peserta diberikan ruang magang secara bergantian. Harapannya mereka memiliki pengalaman, kepercayaan diri, dan gambaran bagaimana memulai maupun menjalankan usaha ketika kembali sepenuhnya ke masyarakat,” ujarnya.
Selama dua hari, Septiyawan selaku narasumber membekali peserta mulai dari praktik meracik minuman, budaya pelayanan 5S, penguasaan produk dan konsistensi kualitas, hingga strategi kewirausahaan dan pemasaran digital. Peserta juga dikenalkan pada pemanfaatan Canva, CapCut, TikTok, serta live streaming untuk membuat produk lebih menarik dan menjangkau konsumen.
Kepala Lapas Cipinang, Dr. Syarpani, menegaskan dukungannya terhadap Program BERDAYA sebagai upaya hadirkan proses reintegrasi yang semakin produktif.
“Klien Pemasyarakatan membutuhkan kesempatan untuk kembali percaya diri dan produktif. Pelatihan yang dilanjutkan dengan praktik kerja seperti ini menjadi jembatan antara keterampilan yang dipelajari dengan dunia kerja yang sesungguhnya. Kolaborasi seperti ini perlu terus kita perluas,” tegasnya.
Kegiatan turut dihadiri Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Kanwil Ditjenpas Daerah Khusus Jakarta, Ade Kusmanto, bersama jajaran Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Jakarta Pusat.
Salah seorang peserta, Aris, mengaku mendapatkan pengalaman yang lebih luas dari sekadar belajar meracik minuman.
“Kami tidak hanya belajar membuat minuman, tetapi juga bagaimana melayani pelanggan, menjaga kualitas produk, sampai membuat promosi menggunakan Canva, CapCut, dan TikTok. Apalagi setelah ini ada kesempatan magang, jadi kami bisa langsung mempraktikkan apa yang sudah dipelajari,” ungkapnya.
Melalui pola pelatihan, praktik, dan magang, Primkopasindo Lapas Cipinang bersama Bapas Jakarta Pusat hadirkan pengalaman kerja nyata sebagai bekal Klien Pemasyarakatan untuk kembali mandiri dan produktif di masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas I Cipinang
What's Your Reaction?


