Produktif di Bulan Ramadan, Warga Binaan Lapas Batulicin Panen Sayur Hidroponik
Batulicin, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Batulicin kembali panen hasil budidaya sayuran hidroponik yang dikelola Warga Binaan. Kali ini, Kamis (5/3), sebanyak 50 ikat pakcoy dan 100 ikat seledri berhasil dipanen dari area pembinaan kemandirian pertanian.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian yang terus dikembangkan Lapas Batulicin untuk membekali Warga Binaan dengan keterampilan produktif. Menariknya, aktivitas panen tetap berlangsung di tengah suasana bulan Ramadan 1447 Hijriah, menunjukkan konsistensi Warga Binaan dalam mengikuti program pembinaan.
Kepala Lapas Batulicin, Arifin Akhmad, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut merupakan bukti nyata proses pembinaan yang berjalan secara berkelanjutan di lingkungan Lapas.
“Panen pakcoy dan seledri dari instalasi hidroponik ini menunjukkan bahwa Warga Binaan mampu berkarya secara produktif. Selain menghasilkan sayuran berkualitas, kegiatan ini juga menanamkan keterampilan, disiplin, dan etos kerja sebagai bekal ketika mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.
Budidaya hidroponik dipilih karena dinilai efisien serta mampu menghasilkan tanaman dengan kualitas baik tanpa membutuhkan lahan luas. Dalam prosesnya, Warga Binaan dilibatkan sejak tahap penanaman, perawatan tanaman, hingga proses panen.
Salah satu Warga Binaan, SA, mengaku memperoleh banyak pengalaman selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami belajar mulai dari menanam sampai memanen. Kegiatan ini mengajarkan kerja sama dan tanggung jawab. Semoga ilmu yang kami dapatkan bisa dimanfaatkan setelah bebas nanti,” ungkapnya.
Selain dimanfaatkan sebagai tambahan bahan pangan untuk dapur Lapas Batulicin, sebagian hasil panen juga dipasarkan kepada masyarakat sekitar. Langkah ini menjadi bagian dari penguatan program pembinaan kemandirian sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan di lingkungan Pemasyarakatan.
Program pertanian hidroponik tersebut juga sejalan dengan Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang mendorong penguatan kemandirian pangan melalui sektor pertanian, perikanan, dan peternakan di Lapas maupun Rutan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Batulicin
What's Your Reaction?


