Program Menjahit Lapas Kotabaru Latih Warga Binaan Kuasai Keahlian Praktis
Kotabaru, INFO_PAS – Suara mesin jahit terdengar bersahutan dari ruang kegiatan kerja Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Kotabaru, Senin (6/7). Di ruangan tersebut, sejumlah Warga Binaan tampak serius pelajari keterampilan menjahit sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian yang disiapkan untuk bekali mereka dengan keahlian kerja.
Pelatihan ini beri kesempatan kepada Warga Binaan untuk pelajari berbagai teknik dasar menjahit, mulai dari pengenalan alat dan mesin jahit, pembuatan pola sederhana, hingga proses menjahit dan penyelesaian produk. Seluruh tahapan pembelajaran berlangsung secara bertahap dengan pendampingan petugas.
Kepala Lapas Kotabaru, Doni Handriansyah, mengatakan pembinaan keterampilan merupakan bagian penting dalam proses Pemasyarakatan. Selain mengisi masa pidana dengan kegiatan yang produktif, program tersebut juga dirancang agar Warga Binaan miliki bekal yang dapat dimanfaatkan setelah kembali ke masyarakat.
"Keterampilan menjahit memiliki peluang yang cukup luas. Kami berharap kemampuan yang diperoleh selama mengikuti pembinaan ini dapat menjadi bekal untuk bekerja ataupun membuka usaha secara mandiri setelah mereka selesai menjalani masa pidana," ujar Doni.
Ia menambahkan bahwa pembinaan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan yang menempatkan pembinaan kemandirian sebagai salah satu sarana meningkatkan kualitas sumber daya manusia Warga Binaan. Karena itu, pelatihan yang diberikan diarahkan pada keterampilan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.
Salah seorang Warga Binaan, A, mengaku senang mendapat kesempatan mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, keterampilan menjahit menjadi pengalaman baru yang membuka peluang untuk memiliki pekerjaan setelah bebas nanti.
"Sebelumnya saya tidak memiliki kemampuan menjahit. Sekarang saya mulai memahami teknik dasarnya dan berharap keahlian ini bisa menjadi modal untuk mencari pekerjaan atau membuka usaha sendiri setelah bebas nanti," ungkapnya.
Bagi para Warga Binaan, ruang kegiatan kerja tidak hanya menjadi tempat belajar mengoperasikan mesin jahit, tetapi juga tempat untuk melatih ketelitian, kesabaran, dan tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan menjadi bekal yang dapat diterapkan, baik saat bekerja maupun dalam kehidupan sehari-hari setelah mereka kembali ke masyarakat. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Kotabaru
What's Your Reaction?


