Psychology Service Center Rutan Pekanbaru Adakan Psikoedukasi Bertema "Love Your Self"

 Pekanbaru, INFO_PAS – Psychology Service Center Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pekanbaru mengadakan psikoedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yakni Love Your Self bersama mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau, Selasa (6/8). Tujuan pelaksanaan psikoedukasi kali ini untuk memotivasi para WBP agar lebih mencintai diri sendiri dan sekitarnya. Dengan perasaan cinta, diharapkan mereka lebih tenang dalam menjalani hukuman. Dikatakan psikolog Rutan Pekanbaru, Agnes, para tahanan banyak yang mengalami depresi. Maka, diperlukan pendekatan dengan cara menghadirkan psikolog. “Orang yang masuk di dalam rutan tentu mengalami kehilangan mendasar, yakni pelayanan dan kemerdekaan,” kata Agnes. Ia menyebut psikoedukasi juga berperan penting agar WBP untuk berpikir kedepan. Salah satunya membina WBP agar mandiri dan lebih bisa menerima hukuman yang dijalani mereka. “Setelah menjalani masa hukum di

Psychology Service Center Rutan Pekanbaru Adakan Psikoedukasi Bertema "Love Your Self"
 Pekanbaru, INFO_PAS – Psychology Service Center Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Pekanbaru mengadakan psikoedukasi bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), yakni Love Your Self bersama mahasiswa Fakultas Psikologi Universitas Islam Riau, Selasa (6/8). Tujuan pelaksanaan psikoedukasi kali ini untuk memotivasi para WBP agar lebih mencintai diri sendiri dan sekitarnya. Dengan perasaan cinta, diharapkan mereka lebih tenang dalam menjalani hukuman. Dikatakan psikolog Rutan Pekanbaru, Agnes, para tahanan banyak yang mengalami depresi. Maka, diperlukan pendekatan dengan cara menghadirkan psikolog. “Orang yang masuk di dalam rutan tentu mengalami kehilangan mendasar, yakni pelayanan dan kemerdekaan,” kata Agnes. Ia menyebut psikoedukasi juga berperan penting agar WBP untuk berpikir kedepan. Salah satunya membina WBP agar mandiri dan lebih bisa menerima hukuman yang dijalani mereka. “Setelah menjalani masa hukum di dalam penjara, sebagaian WBP bingung untuk bekerja sebagai apa. Dengan adanya psikoedukasi ini diharapkan membantu WBP menemukan bakat yang sesungguhnya agar nantinya mereka lebih mandiri lagi,” harap Agnes.     Kontributor: Rutan Pekanbaru

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0