Puasa Tak Surutkan Semangat, Warga Binaan Lapas Perempuan Martapura Hasilkan Berbagai Olahan Makanan
Martapura, INFO_PAS – Semangat menjalankan ibadah puasa di bulan suci Ramadan tidak mengurangi produktivitas Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Perempuan Kelas IIA Martapura. Di tengah suasana penuh khidmat, kegiatan pembinaan kemandirian pada bengkel kerja (bengker) tetap berjalan optimal.
Warga Binaan aktif dan terampil dalam proses pengolahan berbagai produk pangan. Untuk kebutuhan internal, diproduksi aneka kue basah tradisional, seperti pais waluh, putu ayu, dan roti segar. Sementara itu, guna memenuhi permintaan pasar dan persiapan Idulfitri, produksi kue kering, rengginang, dan amplang juga terus ditingkatkan dengan tetap mengedepankan standar kualitas dan kebersihan.
Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Rose Mery KD, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan komitmen Warga Binaan yang tetap produktif selama Ramadan. “Meskipun sedang menjalankan ibadah puasa, mereka tetap fokus menjaga kualitas dan kebersihan produk. Kegiatan ini bukan hanya mengisi waktu dengan hal yang bermanfaat, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter dan kesiapan mereka untuk kembali ke masyarakat,” ujarnya, Selasa (24/2).
Salah satu Warga Binaan yang bertugas pada bagian produksi kue kering, R, mengungkapkan aktivitas di bengker membuat waktu berpuasa terasa lebih ringan dan bermakna. “Dengan tetap bekerja, waktu puasa terasa lebih cepat. Kami juga bangga karena hasil produksi dipasarkan ke luar dan dinikmati masyarakat. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus belajar dan meningkatkan kualitas sebagai bekal membuka usaha setelah bebas nanti,” tuturnya.
Melalui produktivitas yang tetap terjaga selama Ramadan, Lapas Perempuan Martapura menunjukkan komitmen dalam menyelenggarakan pembinaan berkelanjutan serta diharapkan menjadi modal kuat bagi Warga Binaan untuk tumbuh sebagai pribadi mandiri dan berdaya saing setelah kembali ke tengah masyarakat. (IR)
Kontributor: LPP Martapura
What's Your Reaction?


