Ramadan Penuh Kebersamaan, Lapas Atambua Gelar Buka Puasa bersama Anak Yatim
Atambua, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua gelar kegiatan buka puasa bersama dalam rangka mengisi bulan suci Ramadan 1447 H di Aula Lapas, Rabu (11/3). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Atambua, Bambang Hendra Setyawan, didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Atambua, Tatik Hendra, jajaran pejabat struktural, serta pegawai Muslim.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran 15 anak yatim dan dhuafa dari Masjid Husnul Khotimah serta Majelis Taklim Nur Annisa sebagai tamu undangan. Kegiatan tersebut juga didampingi sembilan orang penyuluh agama Islam dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Belu.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh salah seorang Warga Binaan, yang menambah kekhusyukan suasana menjelang waktu berbuka puasa.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Atambua menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat pembinaan kepribadian Warga Binaan melalui kegiatan bernuansa religi.
“Buka puasa bersama ini bukan sekadar kegiatan kebersamaan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan spiritual bagi Warga Binaan. Kami berharap momentum Ramadan ini dapat dimaknai sebagai waktu untuk refleksi diri, memperbaiki sikap, serta menumbuhkan semangat perubahan ke arah yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan berbagi bersama anak-anak yatim menjadi bagian dari upaya menumbuhkan kepedulian sosial di lingkungan Lapas.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan dan berbagi kebahagiaan, sehingga nilai-nilai kepedulian dan kemanusiaan dapat dirasakan oleh seluruh yang hadir, baik petugas, Warga Binaan, maupun para tamu undangan,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiah Ramadan yang disampaikan oleh Ustaz Maaruf Wailissa. Dalam ceramahnya, ia mengingatkan pentingnya berbagi dan menebar kebaikan selama bulan suci Ramadan.
“Memberi makan kepada orang lain dengan ikhlas merupakan amalan yang sangat mulia. Melalui berbagi, kita belajar menumbuhkan kepedulian dan memperkuat rasa kemanusiaan,” ungkapnya.
Menjelang waktu berbuka, seluruh peserta mengikuti doa bersama sebelum melaksanakan buka puasa yang dilanjutkan dengan salat Maghrib berjamaah.
Usai berbuka, Kalapas Atambua didampingi Ketua DWP Lapas Atambua secara simbolis menyerahkan bingkisan Hari Raya kepada anak-anak yatim dan dhuafa, Warga Binaan, serta para penyuluh agama dari Kementerian Agama Kabupaten Belu sebagai bentuk kepedulian dan kebersamaan di bulan suci.
Salah seorang anak yatim dari Masjid Husnul Khotimah, Faizal, mengungkapkan rasa senangnya dapat mengikuti kegiatan tersebut.
“Kami sangat senang bisa berbuka puasa bersama di sini. Perhatian dan bingkisan yang diberikan sangat berarti bagi kami,” ujarnya.
Hal serupa juga disampaikan oleh salah seorang Warga Binaan, Eko, yang merasakan suasana kebersamaan selama kegiatan berlangsung.
“Berbuka bersama anak-anak yatim dan petugas membuat kami merasakan kehangatan seperti keluarga. Momen ini memotivasi kami untuk terus memperbaiki diri,” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelaksanaan salat Isya, Tarawih, dan Witir berjamaah yang berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan. (afn)
Kontributor: Humas Lapas Atambua
What's Your Reaction?


