Razia Blok Hunian, Lapas Tolitoli Perketat Keamanan Jelang Ramadan 1447 H
Tolitoli, INFO_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tolitoli laksanakan razia blok hunian (Blok Responsif) pada Rabu (18/2) mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai. Kegiatan ini merupakan pelaksanaan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya poin 6 tentang pemberantasan peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan.
Sebelum kegiatan dimulai, petugas mendapat pengarahan guna memastikan pelaksanaan razia berjalan tertib, terarah, dan sesuai prosedur. Selanjutnya, razia dipimpin langsung oleh Kepala Subseksi (Kasubsi) Pelaporan dan Tata Tertib, Yoga Sapta Maahrdika, bersama Kasubsi Keamanan, Nur Amry Abdi, dengan melibatkan staf, regu jaga pagi, dan Calon Aparatur Sipil Negara.
Amry menyampaikan razia dilaksanakan secara humanis namun tetap tegas. “Kami melaksanakan penggeledahan sesuai standar operasional prosedur, mengedepankan pendekatan persuasif kepada Warga Binaan, namun tetap konsisten dalam penegakan aturan. Kegiatan ini merupakan langkah deteksi dini untuk mencegah potensi gangguan keamanan serta memastikan kondisi Lapas tetap aman dan kondusif jelang Ramadan,” terangnya.
Yoga menambahkan razia merupakan penguatan fungsi pengawasan dan penegakan tata tertib di Lapas. “Jelang Ramadan, kami ingin memastikan seluruh blok hunian dalam kondisi aman, tertib, dan sesuai aturan. Pengawasan yang konsisten dan terukur menjadi kunci untuk mencegah potensi pelanggaran sejak dini sehingga pelaksanaan ibadah di bulan suci berjalan khusyuk dan situasi Lapas tetap kondusif,” tegasnya.
Dari hasil penggeledahan blok dan kamar hunian, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak semestinya berada di kamar hunian, yakni dua sendok besi, dua paku, dan satu gelas kaca. Seluruh barang hasil razia tersebut langsung diamankan untuk selanjutnya dimusnahkan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kepala Lapas Tolitoli, Mansur Yunus Gafur, menegaskan kegiatan ini merupakan komitmen jajaran Lapas dalam menjaga keamanan serta menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari peredaran narkoba dan berbagai potensi gangguan lainnya, khususnya jelang Ramadan. “Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin maupun insidentil guna memperkuat sistem pengamanan serta mendukung program pemberantasan narkoba dan penipuan di Lapas,” tegasnya.
Razia tersebut juga menjadi tindak lanjut arahan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah mengenai pelaksanaan penggeledahan jelang Ramadan 1447 Hijriah sebagai deteksi dini terhadap potensi gangguan kamtib. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan situasi Lapas Tolitoli tetap kondusif serta mendukung terciptanya pembinaan yang aman dan tertib bagi seluruh Warga Binaan. (IR)
Kontributor: Lapas Tolitoli
What's Your Reaction?


