Razia Gabungan dan Tes Urine di Lapas Manokwari, Kanwil Ditjenpas Papua Barat Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Razia Gabungan dan Tes Urine di Lapas Manokwari, Kanwil Ditjenpas Papua Barat Tegaskan Komitmen Bebas Narkoba

Manokwari, INFO_PAS - Komitmen menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan aman dari potensi gangguan keamanan terus ditunjukkan secara nyata di wilayah hukum Papua Barat. Sebanyak 62 personel gabungan dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua Barat, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Manokwari, Balai Pemasyarakatan Manokwari, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Manokwari, dan parat Penegak Hukum (APH) gelar razia serentak pada Rabu (16/9) malam.

Operasi skala besar yang dimulai pukul 20.00 WIT ini dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil Ditjenpas Papua Barat, I Putu Murdiana. Kegiatan difokuskan pada dua agenda utama, yakni pemeriksaan sampel urine acak serta penyisiran barang terlarang di blok dan kamar hunian Warga Binaan.

Tes urine menyasar 60 orang sampel acak yang terdiri dari 50 Warga Binaan dan 10 petugas Lapas Manokwari. Hasilnya, seluruh sampel dinyatakan 100% negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika.

Meski nihil temuan narkoba, tim gabungan tetap melakukan penggeledahan ketat di seluruh blok hunian. Dari penyisiran tersebut, petugas berhasil menyita sejumlah benda tajam dan barang berbahan kaca/besi yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan, seperti silet, cutter, obeng, sendok besi, hingga botol parfum kaca untuk selanjutnya dimusnahkan.

Putu mengapresiasi integritas jajaran dan kerja sama erat sesama APH. "Hasil tes urine yang 100 persen adalah bukti komitmen kami menjaga Lapas Manokwari bebas dari narkoba. Penyitaan barang-barang berpotensi bahaya ini merupakan deteksi dini untuk memastikan situasi Lapas tetap aman, tertib, dan kondusif," tegasnya.

Senada, Kepala Lapas Manokwari, Adhy Prasetyanto, menyampaikan razia dan tes urine merupakan upaya memperkuat deteksi dini dan pengawasan di lingkungan Lapas. “Sinergi bersama jajaran Pemasyarakatan dan APH menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan serta mendukung lingkungan Pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika," terangnya.

Sejalan dengan hal tersebut, perwakilan Badan Narkotika Nasional Provinsi Papua Barat, dr. Aling Yudha Prasta, menegaskan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam mendukung pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Pemasyarakatan. "Sinerga antara Pemasyarakatan dan APH sangat krusial karena pencegahan di Lapas merupakan bagian krusial dari strategi P4GN. Hasil tes urine yang bersih malam ini harus terus dipertahankan,” pesannya.

Ke depannya, jajaran Pemasyarakatan di lingkungan Kanwil Ditjenpas Papua Barat dan APH berkomitmen untuk mendukung penuh langkah-langkah pencegahan, pengawasan, dan edukasi berkala agar lingkungan Pemasyatarakatan tetap steril dari bahaya narkotika. (IR)

 

 

Kontributor: Kanwil Ditjenpas Pabar, Lapas Manokwari

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0