Razia Mendadak Kamar Hunian, Lapas Sumedang Cegah Potensi Gangguan Keamanan

Razia Mendadak Kamar Hunian, Lapas Sumedang Cegah Potensi Gangguan Keamanan

Sumedang, INFO_PAS – Pengawasan terhadap keamanan dan ketertiban terus diperkuat Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sumedang melalui razia mendadak di kamar hunian Warga Binaan, Rabu (11/3). Langkah ini dilakukan sebagai upaya menjaga lingkungan Pemasyarakatan tetap kondusif dan terbebas dari barang-barang yang tidak diperkenankan berada di blok hunian.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas, Boynaldo Gultom, bersama petugas pengamanan. Pemeriksaan dilakukan secara acak dengan menyasar dua kamar hunian di Blok Citarum, yaitu kamar Citarum 2 dan Citarum 3.

Boynaldo menjelaskan pemeriksaan kamar hunian menjadi deteksi dini guna mencegah potensi gangguan keamanan di Lapas. Selain memastikan tidak ada barang berbahaya, kegiatan ini juga bertujuan memperkuat disiplin dan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Pengawasan secara berkala sangat penting untuk menghindari kemungkinan adanya benda yang dapat menimbulkan risiko keamanan, seperti alat komunikasi ilegal, narkotika, senjata tajam, maupun instalasi listrik yang tidak sesuai standar.

Selain pemeriksaan kamar, tim pengamanan juga melaksanakan tes urine kepada dua orang petugas serta empat Warga Binaan. Pemeriksaan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan internal sekaligus memastikan tidak ada penyalahgunaan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

“Pemeriksaan kami lakukan secara acak pada beberapa kamar hunian di Blok Citarum. Dalam kegiatan ini petugas tidak hanya melakukan penggeledahan, tetapi juga melaksanakan tes urine terhadap petugas dan Warga Binaan yang dipilih secara acak,” jelas Boynaldo.

“Seluruh sampel yang diperiksa menunjukkan hasil negatif, baik dari petugas maupun Warga Binaan,” tambahnya.

Dalam proses pemeriksaan kamar hunian, petugas menemukan beberapa benda yang tidak sesuai dengan ketentuan, di antaranya piring keramik, piring kaca, dan kartu permainan. Meski demikian, tidak ditemukan barang yang termasuk kategori berisiko tinggi. Seluruh barang yang diamankan kemudian didata dan dicatat oleh petugas sebagai administrasi pengamanan. Setelah proses inventarisasi selesai, benda-benda tersebut akan dimusnahkan sesuai prosedur yang berlaku.

“Kami berkomitmen menjaga lingkungan Pemasyarakatan tetap bersih dari handphone, pungutan liar, dan narkoba. Penegakan aturan akan terus dilakukan secara konsisten demi menciptakan suasana pembinaan yang tertib dan aman,“ tegas Boynaldo.

Melalui pengawasan seperti ini, diharapkan seluruh Warga Binaan menjalani masa pembinaan dengan baik dan mempersiapkan diri untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih bertanggung jawab. (IR)

 

 

Kontributor: Lapas Sumedang

What's Your Reaction?

like
0
dislike
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0